Hanya Gara-Gara Latihan Makepung, Warga Air Kuning Nyaris Bentrok  

Selasa, 26 April 2016 12:42 Peristiwa

Bagikan

Hanya Gara-Gara Latihan Makepung, Warga Air Kuning Nyaris Bentrok  
budaya mekepung di Jembrana.Citizen/Semetonnews
Jembrana, Semetonnews-Hanya gara-gara tiga orang warga sedang melakukan latihan Makepung di pantai, warga Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana,  Kabupaten Jembrana nyaris bentrok. Beruntung aparat kepolisian dari Polres Jembrana dan Polsek Kota Negara sigap mengamankan situasi sehingga bentrok bisa dihindarkan.
 
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi kemarin petang. Berawal saat tiga orang warga Desa Air Kuning, Jembrana, diantarannya  Wayan SM,  Ketut DR dan Wayan  SD, sekitar pukul 17.30 wita kemarin melaksanakan latihan Makepung di pantai Air Kuning, Jembrana.  

Disatu sisi sekelompok pemuda Desa Air Kuning juga sedang asik bermain sepak bola di pantai tersebut.
 
Namun saat Wayan SD yang bertindak sebagai joki sedang memacu sepasang kerbaunya,  tiba-tiba kerbaunya menabrak tiang gawang  milik sekelompok pemuda yang bermain sepak bola tersebut hingga roboh.
 
Mengetahui gawangnya roboh ditabrak kerbau yang sedang berlari, sekelompok pemuda tersebut tidak terima  dan marah-marah. Saat itu muncul Wayan SM dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa cemeti Makepung yang terbuat dari rotan berisi paku., bermaksud ikut menghalau kerbau dari belakang.
 
Sayangnya kelompok pemuda tersebut mengira Wayan SM hendak mengajar kelompok pemuda tersebut sehingga empat orang pemuda diantarannya, Abdul Rahman, Saiful Rohman dan Pajri serta Hanafi langsung berusaha merebut cemeti yang dipegang Wayan SM sehingga terjadi aksi tarik menarik.
 
Karena cemeti Makepung terbuat dari rotan dan berisi banyak paku tajam, keempat pemuda tersebut mengalami luka tusuk paku pada bagian tangan dan lengan. Merasa terluka, keempat pemuda tersebut giliran menghajar Wayan SM hingga mengalami luka-luka lebam.
 
Sementara keempat pemuda yang terluka dilarikan ke Puskesmas Air Kuning guna mendapatkan perawatan. Sayingnya di pukesmas tersebut kehabisan antibiotic sehingga harus dirujuk ke RSUD Negara.
Dengan kejadian tersebut, menjelang malam suasana di desa tersebut sedikit tegang. Sekelompok pemuda banyak yang sudah berkumpul bermasuk melakukan penyerangan terhadap kelompok yang latihan Makepung tersebut.
 
Beruntung aparat puluhan aparat kepolisian dari Polres Jembnrana dan Polsek Kota Negara segera tiba di lokasi sehingga situasi bisa dikendalikan dan tidak terjadi aksi keributan susulan.
 
“Tadi malam, kami bersama bapak Kapolsek Kota, Wakapolres dan Kabag Ops Polres Jembrana langsung turun melakukan pendekatan terhadap warga-warga yang sudah berkumpul-kulpul. Kita himbau agar jangan melakukan tindakan anarkis dan mengharapkan tetap menjaga keamanan,” terang Perbekel Air Kuning, Samanhuri, Selasa (26/4/2016) pagi.
 
Menurutnya, pihaknya juga sudah melakukan pendekatan terhadap keluarga masing-masing yang terlibat keributan tersebut agar bersabar dan jangan melakukan tindakan anarkis serta mempropokasi warga.
 
“Untungnya situasi kemarin bisa kita amankan dan rencananya pagi ini kami akan lakukan mediasi terhadap mereka yang terlibat keributan,” tutup Samanhuri.‎
Reporter : Dewa Putu Darmada 
Editor : Ari Wirasdipta ‎