Napi Yang Dipindah ke Madiun Seluruhnya Menolak 11 Tersangka LB Masuk Lapas

Rabu, 27 April 2016 07:16 Hukum & Kriminal

Bagikan

Napi Yang Dipindah ke Madiun Seluruhnya Menolak 11 Tersangka LB Masuk Lapas
proses pemindahan napi di Kerobokan menuju Madiun.Red,Semetonnews
Kerobokan, Semetonnews – Terkuak alasan pemindahan puluhan napi Lapas Kelas II A ‎Kerobokan menuju ke Lapas Kelas I Madiun di JAWA Timur. Ternyata, enam puluhan napi tersebut adalah yang menentang keras masuknya 11 tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di jalan Teuku Umar.

"Mereka itu kan seharusnya sudah di vonis semua. Jadi bisa kita titipkan sementara. Kalau yang sebelas ini, masih akan menuju proses persidangan, tidak mungkin kita titipkan keluar pulau," papar sumber di Polda Bali, Rabu pagi (27/4).‎
Informasi ini juga diamini, Kepala Divisi Pemasyarakatan (KadivPas) Kanwil Kemenkumham Bali, I Nyoman Surya Putra Atmaja. Kata dia, ‎rencana dan evaluasi pemindahan telah dilakukan dalam rapat dengan pihak Polda Bali pada Selasa pagi (26/4). 

Dalam rapat tersebut, akhirnya diidentifikasi beberapa pentolan yang menjadi biang kerusuhan terkait dengan penolakan tahanan asal Ormas Laskar Bali (LB) terkait kasus pembunuhan terhadap anggota Baladika di jalan Teuku Umar.‎

"Nama-nama mereka yang akan dipindahkan tidak diberitahu terlebih dahulu untuk menjaga kondusifitas Lapas. Setelah dirazia, 66 Napi itu dipanggil satu persatu dan disuruh naik bis. Jadi mereka (Napi) tidak tahu kalau mereka akan dipindahkan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI, Soetrisman membantah, jika pemindahan tersebut terkesan mendadak.

Menurutnya, pemindahan juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia, selain provinsi Bali, Lapas di DKI Jakarta juga tengah memindahkan para napinya.

"Rangkaian kegiatan pemindahan ini bukan saja dilaksanakan di Denpasar, tetapi hampir seluruh di Indonesia," Kelitnya.


Reporter : Muh.Reda Takbir
Editor : Maria Gracia ‎