Bule Pembuat Onar Tewas Ditembak Polisi

Senin, 02 Mei 2016 12:56 Hukum & Kriminal

Bagikan

Bule Pembuat Onar Tewas Ditembak Polisi
Jasad Amokrane Sabet. (Ist/Semetonnews)
Kuta, Semetonnews- Amokrane Sabet (46), warga negara asing asal Perancis tewas ditembak polisi pada Senin (2/5/2016). Peristiwa ini terjadi di Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, kecamatan Kuta Utara, Badung. Informasi yang dihimpun Semetonnews.com pria yang akrab disapa Amokrane ini kerap membuat onar di sejumlah tempat di Kuta dan sekitarnya.

Penembakan terhadap Amokrane berawal dari laporan warga ke Polsek Kuta utara pada pada kamis 7 April 2016 lalu. Amukkrnae dilaporkan karena mngancam warga setempat. Atas laporan ini pihak kepolisian setempat kemudian melayangkan surat panggilan sebanyak tiga kali. namun ketiganya tidak diindahkan Amukrane. 

Karena itu Senin 2 Mei tadi Polisi kemudian mendatangi kediaman Amukrane untuk melakukan uaya paksa. Hadir dalam kesempatan tersebut  Kapolsek Kuta Utara Kompol I Wayan Arta Ariawan, SH, S.ik, Kaur Bin Plin Kompol  I Gede Mustika, Kabid Penindakan Imigrasi Bandara Ngurah Rai  M. Soleh, Brimob kompi II Batalion B Polda Bali dipimpin Aiptu I Made Cakra, Dalmas Polda Bali dipimpin Iptu Ishak Koko Hosio serta anggota  anggota Polsek Kuta Utara.

Sekitar Pukul 11.28 Wita dilakukan negosiasi antara petugas di pimpin Kapolsek dengan translater an. FILLIP, namun Amokrane tetap melawan dengan membawa pisau belati menantang petugas untuk berkelahi dan minta ditembak Tidak hanya menantang Amukrane juga melontarkan kata-kata hinaan kepada polisi dan presiden Jokowi.

Karena melawan polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Tembakan peringatn ini mebuat amukrane semakin menjadi-jadi. Pria gundul tersebut malah mengejar petugas menggunakan belati. Salah satu petugas menjadi korban.

Akibat aksinya polisi langsung menembak Amukrane hingga terhempas dan menghembuskan nafas. "karena dia terus melawan dan menyerang petugas terpaksa ditembak petugas," ujar sumber Semetonnews.com. Sementara petugas yang terkena sabetan akhirnya dievakuasi menuju rumah Sakit Bali Med.

Reporter: Surya Karna
Editor     : Robinson Gamar