Gila, Lelaki Ini Todong Istrinya Dengan Pisau Di Jalan

Sabtu, 07 Mei 2016 14:20 Peristiwa

Bagikan

Gila, Lelaki Ini Todong Istrinya Dengan Pisau Di Jalan
Pelaku saat menyandera istrinya dengan menodongkan pisau di tengah jalan. Sabtu (7/5) (Devadda- Semetonnews
Gianyar, Semetonnews- Satu pleton Dalmas Polres Gianyar dan puluhan anggota kepolisian serta Pol Pp terpaksa harus diturunkan ke Banjar Kaja, Desa Sidan, Gianyar,  Sabtu (707/06/2016). Menyusul penyanderaan dengan menodongkan Pisau yang dilakukan Ida Bagus Anuaba alias Gus Perak (37) terhadap istrinya, Jero Nyoman Ayu Wahyuni (35)  di tengah jalan. 

"Awalnya ada ribut-ribut di rumahnya yang disertai dengan teriakan istrinya. Lalu Gus Perak menyeret istrinya ke tangah jalan. Warga tidak ada yang berani mendekat. Karena Gus Perak membawa pisau yang ditodongkan ke tubuh istrinya yamg bersimpuh, "terang seorang warga.


"Awalnya ada ribut-ribut di rumahnya yang disertai dengan teriakan istrinya. Lalu Gus Perak menyeret istrinya ke tangah jalan. Warga tidak ada yang berani mendekat. Karena Gus Perak membawa pisau yang ditodongkan ke tubuh istrinya yamg bersimpuh, "terang seorang warga.

Karena membahayakan keselamatan istrinya dan menganggu penguna jalan, warga lantas menghubungi polisi.  Awalnya Pol Pp dan sejumlah personil kepolisian mencoba berkomunikasi, namun pelaku justru semakin beringas dan nyaris melukai istrinya yang sudah terlihat pasrah.

Suasana pun semakin tegang hingga akhirnya  satu pleton Dalmas serta sejumlah polisi diturunkan untuk menyiapkan langkah-langkah pelumpuhan.  Namun saat anggota polisi mengepungnya, Gus Perak justru menarik istrinya yang bersimpuh lanjut memeluknya erat.   Saat lengah,  petugas langsung mengamankannya dan korban dipastikan selamat tanpa menderita luka-luka.

Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol I Made Dana yang meminpin langsung penanganan di lapangan menyebutkan, pihaknya belum mengetahui jelas motif pelaku yang nekat menyandera istrinya. Apalagi dari keterangan warga sekitar, keluarga itu tidak memliki masalah serius. "Dugaan sementara pelaku mengalami depresi. Karena itu, kami arahkan pelaku untuk diperiksa terlebih dahulu ke RSUJ Bangli," terangnya singkat sembari membubarkan kerumunan warga.

Reporter : I Nyoman Nanda Devada
Editor     : Wawan Nike