Duh, Sopir Truk ini Lakukan Aksi Mogok Lagi di Jembatan Timbang

Kamis, 12 Mei 2016 18:46 Peristiwa

Bagikan

Duh, Sopir Truk ini Lakukan Aksi Mogok Lagi di Jembatan Timbang
Aksi mogok para sopir di jembatan timbang gilimanuk yang mendapat kawalan aparat
Jembrana, Semetonnews - Untuk kesekian kalinya sejumlah sopir truk yang muatannya melebihi tonase melakukan aksi mogok di areal Jembatan Timbang Cekik, Gilimanuk, Jembrana.

Bahkan informasi yang diproleh menyebutkan aksi mogok oleh para sopir truk yang terjaring tindakan tegas petugas Jembatan Timbang telah terjadi sejak tadi siang.

Para sopir truk yang kedapatan muatannya melebihi tonase setelah ditilang petugas dan STNK ditahan, memarkir truknya di areal Jembatan Timbang hingga penuh. Sementara para sopir melakukan aksi duduk-duduk di timbangan dan kantor Jembatan Timbang.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah truk yang datang dari arah pelabuhan dan menuju pelabuhan tidak bisa masuk ke Jembatan timbang. Agar tidak menimbulkan antrean petugas kepolisian memberikan truk yang baru datang dari pelabuhan dan menuju pelabuhan tidak melalui Jembatan Timbang.

Hal itu membuat arus lalu lintas di jalur utama Gilimanuk - Denpasar tetap lancar lantaran di lokasi tersebut dijaga ketat oleh pasukan Dalmas Polres Jembrana dan Brimob Gilimanuk, sehingga para sopir truk tidak berani melakukan aksi blokade jalan seperti hari sebelumnya.

"Mereka yang terjaring rata-rata sudah pernah terjaring sebelumnya. Mereka tidak pernah kapok, padahal petugas sudah menindak tegas. Seharusnya ini diperhatikan oleh para juragan mereka karena kalau memaksakan memuat lebih sudah pasti tidak bisa lewat,” ujar salah seorang petugas Jembatan Timbang, Kamis (12/5/2016) sore.

Sementara sejumlah sopir yang melakukan aksi mogok mengaku tetap akan melakukan aksi mogok sampai mereka diizinkan melanjutkan perjalan.

"Kami ini hanya buruh hanya menjalankan perintah bos. Kalau kami tidak mau muat lebih jelas bos marah dan kami juga tidak dapat upah. Keluarga kami di rumah juga butuh makan. Jadi tolong kami-kami ini diberikan kebijaksanaan,” kata Junaidi, salah seorang sopir truk asal Malang, Jawa Timur.

Mereka juga sangat menyayangkan tindakan tegas petugas lantaran aturan tersebut tidak diberlakukan sama di setiap Jembatan Timbang. Jika ingin menjalan aturan yang benar, seharusnya mereka tidak sampai di Bali.

"Di Jawa juga ada Jembatan Timbang kenapa kami diberikan lolos dan hanya ditilang. Justru di Bali kami ditahan,” protesnya.

Aksi mogok para sopir truk tersebut mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polres Jembrana dan Brimob Polda Bali di Gilimanuk.

Sementara itu Kepala UPT Jembatan Timbang Provinsi Bali belum bisa dikonfirmasi terkait aksi mogok para sopir truk yang muatannya melebihi tanase tersebut.



Reporter   : Dewa Putu Darmada
Editor        : Wawan Nike