Ribuan Obat Tanpa Izin Disita BBPOM Denpasar

Sabtu, 14 Mei 2016 08:33 Kesehatan

Bagikan

Ribuan Obat Tanpa Izin Disita BBPOM Denpasar
Foto: Endang Widowati, Kepala BBPOM Denpasar.
Denpasar, Semetonnews - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, Bali, menyita ribuan jenis obat dan kosmetika tanpa izin edar dan kadaluwarsa berdasarkan hasil pengawasan 18 sampai 29 April 2016.

"Barang sitaan ini akan kami tahan dulu tidak boleh diambil, selama belum ada keputusan dari persidangan," kata Kepala BBPOM Denpasar, Endang Widowati, Jumat, (13/5) di Renon, Denpasar.

Disebutkan, sebanyak 1.019 jenis barang sitaan dengan jumlah satuan 18.085 ditaksir total mencapai Rp 309 juta.

"Ada ribuan jenis barang yang telah kami sita dengan taksiran hinga ratusan juta," jelasnya.

Dilanjutkan, adapun produk yang disita mulai dari,  obat tradisional tanpa izin edar, obat tradisional mengandung bahan kimia obat, kosmetika mengandung bahan dilarang, dan kosmetik tanpa izin edar.
Selain itu kosmetik kadaluwarsa, suplemen kesehatan tanpa izin edar dan obat keras.

"Barang sitaan tersebut ditemukan di 60 tempat yang tersebar di Kabupaten Badung, Buleleng, Tabanan, Karangasem dan Kota Denpasar. Dari 60 tempat itu, sebanyak 22 produk memenuhi ketentuan dan 38 lainnya tidak memenuhi ketentuan," ucapnya.

Disampaikan, bahwa dari hasil pengawasan diketahui bahwa beberapa pedagang mengaku membeli barang sitaan tersebut melalui pembelian dalam jaringan atau "online". Dirinya mengimbau masyarakat untuk waspada membeli obat atau kosmetik melalui "online" karena tidak diketahui kejelasan produk.

"Masyarakat sangat  perlu mewaspadai karena, belum tentu ada kejelasanya dari produk-produk yang ditawarkan di online," himbau Endang.

BBPOM Denpasar berencana memusnahkan barang sitaan tersebut namun, hal tersebut masih menunggu keputusan dari hasil persidangan nanti.


Reporter   : Wawan Nike