Penuhi Panggilan Polisi, BT Akui AL Bekerja Sebagai SPG dan Dibayar Rp 100 ribu per Delapan Jam

Senin, 16 Mei 2016 19:21 Hukum & Kriminal

Bagikan

Penuhi Panggilan Polisi, BT Akui AL Bekerja Sebagai SPG dan Dibayar  Rp 100 ribu per Delapan Jam
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra. (darmada-semetonnews)
Jembrana, Semetonnews-Janji Polres Jembran untuk memanggil pihak kopi ABC terkait mempekerjakan anak dibawah umur yaitu AL akhirnya ditepati. BT, perwakilan dari kopi ABC yang sebut-sebut merekrut siswi kelas IX itu sebagai SPG tadi siang datang dan menemui penyidik Sat Reskrim Polres Jembrana.

Begitu BT datang, penyidik langsung meminta keterangannya terkait keterlibatan AL sebagai SPG yang menjual produk kopi ABC di areal parkir Pura Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, seizin Kapolres Jembrana, Senin (16/5/2016) sore membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa BT.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak kopi ABC, yakni BT untuk meminta keterangannya terkait mempekerjakan AL sebagai SPG,” terangnya, Senin (16/5/2016) sore. Dari hasil pemeriksaan, menurut Sudarma Putra, BT mengakui telah mengajak AL bekerja dengan gaji Rp 100 per-delapan jam. Namun menurut BT, AL yang memaksa agar ikut bekerja.

Tak hanya itu, BT juga menerangkan jika selama AL bekerja, tidak pernah ada kontrak kerja secara tertulis."Menurut BT, AL mengaku sudah tamat SMK dan sudah berusia 21 tahun," ujar Sudarma Putra. Lebih lanjut Sudarma Putra menjelaskan, setelah pemeriksaan terhadap BT, dilakukan mediasi oleh Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. Saat mediasi itu AL didampingi orang tuannya.

"Bapak Kapolres langsung memberikan arahan kepada BT dan orang tua AL agar memperhatikan dan menjaga serta mengawasi anak dengan baik. Termasuk tidak mempekerjakan anak,” tandasnya. Seperti diketahui, kasus ini berasal saat AL dengan sadar memajang foto 'nakalnya' sebagai DP di BBM-nya. Secepat kilat foto iseng AL membuat heboh warga Jembrana.

Reporter : Dewa Putu Darmada
Editor      : Maria Gracia