Pakai Sabu, Pedagang Kain Diringkus Aparat

Minggu, 06 Maret 2016 11:34 Hukum & Kriminal

Bagikan

Pakai Sabu, Pedagang Kain Diringkus Aparat
Tersangka penggunan dan kurir Sabhu yang berhasil diringkus Satuan Narkoba Polresta Denpasar, Minggu (6/3/2016). (Semetonnews)

Denpasar,Semetonnews - Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar, Selasa (1/3/2016) Jam 17.00 wita lalu berhasil menangkap HA  pria 22 tahun di jalan subur Gg. Mirah hati Denpasar. Dtangkapnya pria yang berprofesi sebagai penjaga toko tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya pengkonsumsi narkoba aktif.


Saat ditangkap HA tidak berkutik karena di saku celana yang dkenakannya dtemukan satu paket barang bukti sabu. HA langsung ditetapkan sebagai tersangka saat itu juga. Kepada Polisi HA mengaku mengkonsumsi Sabu untuk menambah semangat kerja. HA diketahui mengkonsumsi sabu sejak Agustus 2015.


Dari HA Polisi terus mendalami sumber barang haram tersebut. pengakuan HA kemudian membukan jalan bagi polisi untuk menciduk SA, laki-laki 29 tahu yang tinggal Jln. A yani Denpasar. di tempat SA Polisi berhasil menyita 4 paket BB. Tak jauh beda dengan HA, SA mengaku mengkonsumsi sabu untuk menjaga semangat berjualan kain.


Menurut pengakuan SA, barang bukti 4 paket sabu dibeli menggunakan hasil berjualan kain seharga Rp 800 ribu. Barang haram ini ternyata dibeli SA dari JU, pria usia 26 tahun, warga Jalan Cokroaminoto Denpasar. Polisipun bergerak ewpat dan menangkap JU di Traffic light Jl merpati dp. Bersama JU berhasil disita  BB. 3 paket shabu seberat 1,70 gram.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar, Kompol. I Gede Ganefo kepada Semetonnews pada Minggu (6/3/2016) mengatakan Tersangka JU adalah Residivis Polsek Kuta dalam kasus pengeroyokan th 2014 dan telah divonis 6 bulan di LP kerobokan. Setelah bebas tersangka mengaku bekerja sebagai kurir antar sabu sejak 3 bulan lalu untuk makan dan biaya kost.


 "Tersangka 1 dan 2 kita jerat dengan pasal 127, dan yang tersangka JU kita jerat pasal 112 jo 114 UU no 35 th 2009, dengan ancaman hukuman antara 5-12 th penjara."terang Kompol I Gede Ganefo.


Penulis  : Maria Garcia
Editor    : Robinson Gamar