Miris Halimah ditahan di Rumah Sakit, Karena Tak Punya Uang Bayar Persalinan

Rabu, 18 Mei 2016 13:42 Kesehatan

Bagikan

Miris Halimah ditahan di Rumah Sakit, Karena Tak Punya Uang Bayar Persalinan
Halimah masih tertahan di RSU Karya Dharma Husada Singaraja, karena belum ada biaya. Rabu (18/5) (KAS- Semetonnews)


Buleleng, Semetonnews - Nasib malang dialami Halima bersama bayinya yang baru dilahirkan beberapa hari lalu. Ia terpaksa bertahan di RSU Karya Dharma Husada Singaraja, lantaran belum memiliki biaya menebus biaya persalinan. 
Sudah 9 hari lamanya Halima masih bertahan di Rumah Sakit tersebut, sebenarnya ia bisa keluar dari rumah sakit tersebut pada 11 Mei lalu. Namun karena belum diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit.

Halima dan suaminya  Warsono merupakan warga Bondowoso, Jawa Timur. Mereka tidak memiliki KTP Bali, sehingga menyulitkan untuk mendapatkan bantuan. Mereka baru setahun tinggal di Buleleng, tepatnya di wilayah Sukasada.

Selain itu tak ada jaminan kesehatan sosial, baik itu BPJS atau pun jaminan kesehatan lainnya yang di miliki keluarga ini, anehnya pihak rumah sakit tidak memberiikan petunjuk kepada mereka bagaimana cara mengurus jaminan gratis untuk biaya persalinan.   

Menurut penuturan Warsono, sudah ada total biaya sebesar Rp9 juta lebih, harus dibayarkan dirinya agar bisa menebus istrinya dan anaknya untuk keluar dari rumah sakit tersebut. Selama ini diakui Warsono, masih tetap berjalan seperti biasa tanpa ada hambatan.

"Terus masih di infus, pelayanan terus tapi itu dah biaya jadi numpuk, sekarang katanya sudah mencapai 9 juta rupiah, dimana cari uang. Saya ada KTP jawa, tapi disini gak bisa dipakai untuk dapat bantuan," tutur Warsono, Selasa (18/5/2016) siang.

Warsono pun kini hanya berharap, adanya uluran tangan dari masyarakat, untuk dapat meringankan beban mereka. "Kami hanya berharap ada bantuan, agar istri dan anak saya bisa keluar," harapnya.

Sementara pihak RSU Karya Dharma Husada Singaraja, belum ada yang bisa dikonfirmasi. Melalui security nya itu mengatakan, pihak manajemen rumah sakit masih rapat. "Ditunggu saja pak, masih rapat. Sudah saya sampaikan tadi, katanya di suruh nunggu," pungkas Security itu.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi resmi yang di terima dari pihak Rumas Sakit Karya Dharma Husada Singaraja.

Reporter : Kadek Ari Setun
Editor     : Wawan Nike