Tak Gunakan perlengkapan Renang, Bule ini Tewas di Pantai Lovina

Kamis, 19 Mei 2016 15:37 Hukum & Kriminal

Bagikan

Tak Gunakan perlengkapan Renang, Bule ini Tewas di Pantai Lovina
Rekan Hans saat berusaha memberikan pertolongan pertama usai jasad bule asal jerman itu ditemukan. (Setun/Semetonnews)
Buleleng, Semetonnews - Wisatawan mancanegara asal Jerman, bernama Hans Heinrich Meyer (77) tewas saat berenang di Pantai Bali Bagus Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng, pada Kamis (19/5/2016) siang. Hans ditemukan tewas di perairan dengan jarak 50 meter dari bibir pantai.

Sebelumnya, Hans berwisata ke Lovina bersama 28 teman-temannya dari Jerman, mereka menginap di salah satu hotel di Lovina. Ketika berenang, Hans yang tidak menggunakan perlengkapan berenang malah terpisah dari teman-temannya. Teman-temannya pun berusaha mencari, dan melaporkan ke Satpam setempat.

Salah seorang kapten boat yang juha saksi mata, Ketut Candra mengatakan, sekitar pukul 13.00 wita dirinya diinformasikan salah seorang satpam Hotel bahwa  ada seorang wisman hilang saat berenang. Ia berusaha mencari menggunakan boat dengan berkeliling perairan sekitar pantai.

Hingga akhirnya 20 menit kemudian, jasad Hans berhasil ditemukan dengan posisi tertelungkup sekitar 50 meter dari bibir pantai. Candra pun mengevakuasi korban dengan menaikkan ke atas boat dan membawanya ke pinggir pantai.

"Saya temukan sudah meninggal, lalu saya angkat ke boat. Mungkin dia lelah lalu kram, orangnya memang sudah tua sekali. Kata temannya, dia berenang biasa dan tidak pakai left jacket, bahkan katanya dia sudah tua sering pikun-pikunan," kata Candra, di lokasi.

Ketika di pinggir pantai, Hans sempat mendapatkan pertolongan pertama dengan pemberian nafas buatan dari rekan-rekannya sesama wisman. Bahkan, petugas medis dari Hotel sempat memberikan pertolongan dengan memberikan oksigen dan alat kejut jantung. Namun nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Jasad Hans selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Paramasidhi Singaraja. "Dia sudah meninggal saat dibawa ke sini, jadi kami tidak bisa pastikan karena apa meninggal. Kalau ingin tahu penyebabnya di otopsi dulu, sekarang tinggal menunggu istrinya, mau di otopsi atau tidak," kata Humas RSU Paramasidhi, Luh Suci Ariawati.



Reporter : Kadek Ari Setun
Editor     : Robinson Gamar