Miliki Narkoba, Pasangan TTM Dibekuk

Selasa, 24 Mei 2016 17:25 Hukum & Kriminal

Bagikan

Miliki Narkoba, Pasangan TTM Dibekuk
Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu bersama dua tersangka pemilik sabu. (Ayu/Semetonnews.com)
Tabanan, Semetonnews – Pasangan TTM (Teman Tapi Mesra) tak bisa berkutik ketika dibekuk Satresnarkoba Polres Tabanan karena kedapatan memiliki 9 paket sabu dengan berat total 2,73 gram bruto, Kamis (19/5/2016). Sejoli yang mengaku teman dekat ini nyatanya masing-masing telah berkeluarga, namun keduanya nekat membeli benda haram tersebut bersama-sama.

Wakapolres Tabanan, Kompol Leo Martin Pasaribu Selasa (24/5/2016) menyampaikan bahwa I Made SUB (44) warga Banjar Dinas Dauh Pangkung, Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, dibekuk di kamar nomor 15 Pondok Wisata Budaya Sari, Banjar Subamia Kelod, Desa Sumabia, Tabanan setelah masyarakat menduga tempat tersebut sering digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. 

“Setelah kami melakukan penyelidikan kami akhirnya melakukan penggeledahan di kamar yang ditempati oleh pelaku dan berhasil kita temukan barang bukti berupa satu buah pembungkus rokok berwarna putih yang didalamnya terdapat satu plastik klip sabu seberat 0.31 gram bruto dan satu plastik klip sabu seberat 0.31 gram bruto, satu alat hisap sabu dan korek gas yang disembunyikan didalam kompor gas,” terangnya.

Dilanjutkanya, setelah diinterogasri pelaku kemudian mengaku jika dirinya masih menyimpan 7 plastik klip sabu seberat 2,11 disela-sela tanaman hias yang ada di jalan masuk Pondok Wisata tersebut. “Pelaku juga mengaku jika barang bukti sabu tersebut dibelinya bersama-sama teman dekatnya atas nama ARI (43) yang tinggal di Perum Graha Candra Asri Blok I Nomor 10, Desa Meliling, Kerambitan,” lanjutnya.

Kedua pelaku akhirnya dibawa ke Mapolres Tabanan. Kepada polisi mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dengan cara memesan lewat SMS kepada seseorang di Denpasar seharga Rp 1,8 juta. Polisi juga tengah mendalami apakah keduanya hanya pengguna atau juga pengedar narkoba. b“Selanjutnya kedua pelaku disangkakan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara 5 sampai 20 tahun,” tegasnya.

Penulis : Trisna Ayu
Editor    : Robinson Gamar