Menyambut Ramadhan, Warga Minang Gelar Balimao Basamo

Minggu, 29 Mei 2016 21:21 Komunitas

Bagikan

Menyambut Ramadhan, Warga Minang Gelar Balimao Basamo
Anak-anak saat dibasuh menggunakan air kembang tujuh rupa (Trina Ayu/SN)
Tabanan, Semetonnews–Jelang bulan suci Ramadhan, paguyuban warga Minang, Sumatera Barat, yang ada di Bali menggelar tradisi Balimao Basamo, di Kebun Raya Bedugul, Tabanan, Minggu (29/5/2016) sekitar pukul 14.00.

Lebih dari 500 orang warga Minang yang tergabung dalam S3 (Silahturahmi Saiyo Sakato), SAS (Sulit Air Sepakat), IKMGT (Ikatan Keluarga Minang Gunung Talang), IKLTD (Ikatan Keluarga Luhak Tanah Datar), IKSP (Ikatan Keluarga Sungai Pua), dan IKPS (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan) melaksanakan tradisi Balimao Basamo dengan tujuan menyucikan diri dan fikiran sebelum menjalani puasa.

“Balimao Basamo merupakan tradisi yang dilakukan warga Minang menjelang bulan puasa,” ujar Ketua SAS, Haji Azril. Dirinya menambahkan jika penyucian diri dan fikiran tersebut dilakukan dengan membasuh wajah dan tubuh menggunakan air kembang tujuh rupa. “Wajah dan tubuh dibasuh menggunakan air kembang tujuh rupa sebagai simbol penyucian diri,” imbuhnya.

Disamping menggelar Balimao Basamo, seluruh warga Minang yang ada di Bali juga akan menggelar berbuka puasa bersama dengan 200 orang anak yatim sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. “Kegiatan ini memang rutin kami lakukan untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar warga Minang yang tinggal di Bali,” tandasnya. Acara yang sempat disambut dengan hujan tersebut pun berjalan lancar dan usai sekitar pukul 17.30 Wita.

Reporter :  Trisna Ayu
Editor      : Maria Gracia