Bawa Sabu, Guru Honor di Buleleng Ditangkap Polisi

Senin, 30 Mei 2016 17:08 Peristiwa

Bagikan

Bawa Sabu, Guru Honor di Buleleng Ditangkap Polisi
Dua pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi (wijaya/SN)

Buleleng, Semetonnews – Kelakuan seorang guru honor di salah satu sekolah di Buleleng bernama Gus Moyo sangat tidak pantas ditiru. Bukanya memberikan contoh yang baik, tapi malah asik “bermain” sabu, hasilnya dia bersama rekanya digaruk polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Gus Moyo diamankan lantaran kedapatan membawa paket sabu-sabu seberat 0,23 gram di saku celananya, pada Jumat (27/5/2016) lalu sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat ditanya petugas Gus Moyo mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang bernama Made Yudi Krisnawa alias Kadut (31) warga Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng. Atas kicauan Gus Moyo, polisi lalu melakukan penggeledahan di rumah Kadut. Disana polisi menemukan sebuah ruangan kecil yang sering digunakan Kadut bersama rekannya bernama Bakor untuk nyabu.

Diruangan kecil hanya 3 X 1,5 meter ditemukan peralatan hisap sabu-sabu. Dari hasil pengembangan kasus ini selain Bakor masih ada pelaku lain berinisial GG yang masih buron, GG diketahui sebagai pemasok sabu-sabu kepada Kadut, Gusti Moyo dan Bakor. Kasatres Narkoba Polres Buleleng, AKP. Made Agus Dwi Wirawan, seizin Kapolres Sukawijaya membenarkan adanya penangkapan itu saat dikonfirmasi, Senin (30/5/2016) di Mapolres Buleleng.

"Memang benar telah terjadi penangkapan dua orang pengguna narkotika jenis sabu, dan ada dua orang lagi yang masih buron, dan kini masih dalam tahap pengejaran," pungkasnya. Akibat perbuatannya, dua orang plaku Moyo dan Kadut dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Reporter : Komang Suryadi Wijaya

Editor      : Maria Gracia