Terungkap, Kejanggalan Dokumen 29 Naker Asal NTT

Senin, 30 Mei 2016 17:40 Peristiwa

Bagikan

Terungkap, Kejanggalan Dokumen 29 Naker Asal NTT
Flobamora Bali dan perwakilan kementrian PPPA saat memberikan keterangan pers. (Semetonnews)
Denpasar, Semetonnews- Sejumlah kejanggalan dokumen ketenagakerjaan 20 tenaga kerja (Naker) asal NTT terus terungkap. Sepintas tidak ada persoalan dengan dokumen-dokumen yang dikantongi. Namun, setelah diteliti secara mendalam berkas seluruh naker ini terdapat kejanggalan. 

Hal ini disampaikan ketua IKB FLobamora Bali Yoseph Yulius Diaz alias Yusdi di hadapan awak media, Senin (30/5/2016). "Setelah kami melakukan verifikasi, dokumen seluruh naker ini terdapat kejanggalan," kata Yusdi. 

naker dengan inisial MBB misalnya, tanda tangan yang tercantum dalam data diri dan KTP berbeda dengan tanda tangan dalam surat perjanjian penempatan kerja. kejangggalan lainnya tahun kelulusan pendidikan formal tidak tercantum dalam lembar kartu kuning. Demikian pula halnya tanda tangan orang tua di Kartu keluarga berbeda dengan yang tercantum dalam lembar persetujuan orang tua. 

"Ada yang mengaku tidak pernah mendatangi kontrak, sementara di surat perjanjian ada tanda tangan yang berbeda dengan tanda tangan asli," kata Yusdi Dias.

Sementara itu kabag pengaduan kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) Darmaji mengatakan dengan adanya kejanggalan dokumen ini sudah cukup kuat untuk memulangkan para naker tersebut ke kampung halamannya. Kalaupun mereka meneruskan perjalanan ke Jakarta, tidak jelas siapa yang akan bertanggung jawab.

"Dengan adanya kejanggalan ini sebaiknya mereka dipulangkan semuanya," kata Darmaji. Pihaknya menduga adanya tindakan Human traffiking dalam kasus ini. Tapi pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memutuskan hal tersebut. 

"Apakah ada tindak pidana perdagangan manusia atau tidak merupakan ranah pihak kepolisian untuk memutuskan," kata Darmaji.

Reporter   : Robinson Gamar