Kepergok Nyopet, Gadis ABG 15 tahun ini Nyaris Dimassa‎ 

Senin, 07 Maret 2016 17:35 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kepergok Nyopet, Gadis ABG 15 tahun ini Nyaris Dimassa‎ 
(google/semetonnews)
Bangli, Semetonnews – ‎ KY (15) ABG putri asal desa Tamanbali, Bangli ini nekad melakukan aksi pencopetan di areal Pasar Kidul Bangli, Senin (7/3/2016).

Akibat aksi nekatnya ini kepergok warga, KY ‎pun nyaris diamuk massa. Beruntung salah seorang warga bersama petugas segera mengamankan pelaku dari amukan massa ke pos terdekat untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Bangli.‎

Sesuai laporan di Kepolisian, saat itu korban Ni Made Murtini (35), warga asal Lingkungan Pulung, Bebalang sedang  belanja untuk keperluan menyambut Hari Raya Nyepi. Sementara pelaku yang telah mengincarnya juga pura sibuk belanja.

Begitu  korban lengah, tangan pelaku langsung mengambil tas jinjing dan mengembat dompet korban. Namun saat mengambil dompet dalam tas jinjing korban, diketahui aksinya oleh salah seorang pedagang serambi berteriak copet.

“Saat ada teriak copet saya kaget, ternyata dompet saya sudah ada di tangan pelaku,”ujar Murtini, memberikan kesaksian di Polsek Kota Bangli, Senin ( 7 / 3).

Karena ketakutan, pelaku yang masih remaja putri belia ini langsung melemparkan dompet yang didalam genggamannya ke tas jinjing milik korban, dan langsung lari.‎ Namun warga yang mendengar teriakan copet tetap mengejar dan mengepung pelaku.

Pelaku pun akhirnya berhasil ditangkap dan nyaris dihakimi. Syukurlah ada warga yang berhasil menyelamatkan remaja putri ini, langsung menggiring ke pos polisi di pasar.

Dalam pemeriksaan di kantor Polisi, KY mengakui tindakannya tersebut. Bahkan dirinya mengaku sudah enam kali berhasil melakukan copet dompet para pembeli di pasar tersebut.‎

Kapolsek Bangli Kompol Dewa Gede Mahaputra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. Dikatakan, pelaku sempat dibawa ke Mapolsek.

Namun karena pelaku masih dibawah umur, selanjutnya penanganan kasus tersebut diserakan unit PPA Polres Bangli. "Kasusnya sudah ditangani unit PPA di Polres Bangli, karena pelaku masih dibawah umur," ungkapnya.

Kewaspadaan tinggi diharapkan kepada warga yang akan atau sedang berbelanja, pasalnya situasi ini banyak dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. 


Penulis : Rangga 

Editor : Paksi Jalantaka ‎

 ‎