Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Tolak Reklamasi Warga Kusamba

Minggu, 26 Juni 2016 19:41 Politik

Bagikan

Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Tolak Reklamasi Warga Kusamba
Warga Kusamba Deklarasi Bali Tolak Reklamasi, Minggu (26/06) ( Ayu-SN)

Klungkung, Semetonnews -  "Nenek moyang kita dulu adalah seorang pelaut, kenapa sekarang kita mengurug laut?," tegas salah seorang pemuda saat berorasi.

Hujan yang turun disela-sela aksi damai Tolak Reklamasi di Jalan Bay Pass Kusamba, Klungkung, tak mampu memadamkan semangat ribuan warga yang datang dari berbagai daerah di Bali, Minggu (26/6/2016).

Semangat yang tak pantang reda tersirat dari orasi yang lantang dan tegas. Tak hanya dari perwakilan kedelapan sekaa teruna yang melakukan orasi, namun juga perwakilan warga dari berbagai daerah juga menyampaikan dengan tegas menolak reklamasi teluk benoa berkedok revitalisasi.

Sementara itu, Koordinator Aksi, I Gede Arta Dwipa (36) mengatakan, melalui deklarasi delapan Sekaa Teruna se Desa Kusamba tersebut, dirinya berharap agar Desa Adat yang ada di Klungkung, khususnya yang berada di daerah pesisir untuk bisa menyatakan sikapnya untuk menolak reklamasi berkedok revitalisasi teluk benoa. "Agar Sekaa Teruna tidak dibiarkan bergerak sendiri dan berjuang sendiri," ungkapnya.

Dirinya pun menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni dilakukan semata-mata untuk mempertahankan Bali agar tidak dirusak oleh investor serakah. "Tidak ada muatan politik, semua murni karena kami sayang dan cinta terhadap ibu pertiwi, demi masa depan anak cucu kita nanti," tegasnya.

Sementara itu, dalam orasinya I Wayan Gendo Suardana yang turut hadir mengingatkan kembali dampak negatif reklamasi teluk benoa. Disamping itu ia mengingatkan mengenai reklamasi Pulau Serangan yang menyebabkan rusaknya ekosistem laut dan terbu karang disekitar areal reklamasi. "Hal ini sangat disayangkan, harusnya bisa menjadi cerminan jangan mudah percaya dengan bujuk rayu investor," ujarnya.

Ada delapan Sekaa Teruna se Desa Kusamba yang mendeklarasikan diri, diantaranya ST. Mekar Sari, ST. Putra Segara, ST. Dharma Satya Kencana, ST. Dhala Bhuwana, ST. Canti Graha, ST. Chanti Budaya, ST. Satya Warma, ST. Sahadewa.

Reporter: Trisna Ayu