Kejati Tetapkan 1 Tersangka Dugaan ‎Mark Up Pembebasan Laha Bypass 

Senin, 07 Maret 2016 23:13 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kejati Tetapkan 1 Tersangka Dugaan ‎Mark Up Pembebasan Laha Bypass 
kejati tetapkan tersangka dugaan mark up lahan baypass IB Mantra.(semetonnews)
Denpasar, Semetonnews – Akhirnya kasus dugaan Mark Up pembebasan lahan jalan Baypass IB Mantra Tohpati, ditetapkan 1 Tersangka oleh Kejati Bali. Adalah ‎Made Bawa yang selama ini menjalani pemeriksaan ditetapkan sebagai tersangka, Senin (7 /3/2016).‎

Selain Bawa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik saat ini juga membidik keterlibatan Badan Pertanahan Negara (BPN) Gianyar dalam kasus ini. Aspidsus Kejati Bali, Erna Noormawati mengatakan setelah menetapkan penahanan terhadap Made Bawa, pihaknya langsung melimpahkan ke Kejari Gianyar untuk nantinya ditahan di Rutan Gianyar perhari ini hingga 20 hari kedepan.

"Kita limpahkan ke Gianyar karena locus delecty di Gianyar,"jelas Erna di Kejati Bali. 
Erna juga mengatakan dalam kasus ini penyidik sebenarnya sudah menetapkan 4 tersangka. Selain Bawa yang dijerat pasal 2 dan 3 UU Tipikor, ada tiga tersangka lainnya yaitu Kepala Desa Keramas, I Gede Bisma, Kepala Dusun Palak, I Wayan Sudiasa dan Kepala Dusun Palak, I Made Surna.


Tapi, karena kurang bukti, tiga tersangka ini akhirnya dikeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) pada Desember 2015 lalu. “Dari hasil gelar perkara yang kami lakukan, ketiga tersangka ini ternyata tidak tahu apa-apa," lanjut Erna.


Meski demikian, Aspidsus yang baru enam bulan menjabat ini menegaskan akan mendalami keterlibatan BPN Gianyar dalam kasus ini. Terlebih dikatakan bahwa Bawa tidak melakukan perbuatan ini sendirian dan dipastikan melibatkan pihak lain. ‎

Penulis : Putu Leko
Editor : Maria Gracia ‎