Anggota Dewan Sesalkan Pembatalan Celebrity Solstice

Selasa, 08 Maret 2016 08:05 Peristiwa

Bagikan

Anggota Dewan Sesalkan Pembatalan Celebrity Solstice
A A Adi Ardhana, Komisi II DPRD Provinsi Bali. (Semetoneews)
Denpasar, Semetonnews - A A Adi Ardhana anggota DPRD dari Komisi II yang dimintai konfirmasinya terkait pembatalan sepihak kapal pesiar Celebrity Solstice menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, alasan pembatalan itu tidak mendasar.

“Kalau memang hal itu terjadi dan dibatalkan sepihak,saya selaku anggota dewan ataupun pelaku pariwisata kejadian ini patut disesalkan,  pasalnya informasi yang didapat itu bukanlah data resmi. Mestinya pembatalan atau apapun namanya harus ada informasi resmi,” ujar Adi yang ditemui di Denpasar, Senin (7/3/2016). 
Menurutnya kalau informasi resmi terkait serangan teroris itu hingga saat ini tidak ada. Karena kebetulan kita dalam rangka menyambut hari raya Nyepi  memang meningkatkan pengamanan. 

“Dalam menyambut Nyepi memang pengamanan sedang ditingkatkan, bahkan isu terkait serangan teroris seperti yang didapat informasinya oleh penumpang kapal itu, saya tegaskan tidak ada,” tandasnya

Lantas ia mengatakan, jika informasi yang belum jelas dijadikan dasar dalam mengambil keputusan, jelas salah besar dan sangat berbahaya. Informasi yang tidak bertanggung jawab seperti yang diperoleh Celebrity Solstice dapat merugkan pariwisata Bali. Apalagi sekarang banyak media social, cepat sekali isu akan berkembang.

“Keputusan yang diambil mesti jelas sumbernya, jangan sampai hal hal yang kurang jelas dijadikan landasan, habislah kita kalau hal itu dibiarkan. Apalagi dengan kemajuan tehnologi saat ini, infromasi dari media social cepat sekali beredar,” kata Adi dengan mimik kecewa.

Namun, Ia juga menyayangkan pihak KSOP Benoa selaku otoritas berwenang yang tidak berusaha mencari tahu alasan pasti kenapa kapal itu batal bersandar di Benoa.
Bahkan ia mengatakan, jika saja tidak dalam suasana nyepi pasti ia selaku anggota dewan akan memanggil pihak otorita untuk dimintai penjelasan terkait hal itu. Bahkan ia berjanji setelah nyepi nanti akan memanggil pihak otoritas secara kedinasan. 

“Kalau tidak dalam suasana Nyepi sebagai anggota Dewan pasti saya sudah panggil panggil pihak otorita, kok bisa membatalkan seenaknya saja tanpa data atau informasi yang pasti, jelas ini pelecehan bagi pariwisata dan pemerintah kita. Yang pasti setelah Nyepi nanti kita akan panggil pihak otorita untuk dimintai keterangannya, “ tutupnya berjanji.


Editor  : Rifky