Diadili, Wanita Pembuang Bayi Didampingi Dua Pengacara Wanita

Rabu, 29 Juni 2016 19:11 Hukum & Kriminal

Bagikan

Diadili, Wanita Pembuang Bayi Didampingi Dua Pengacara Wanita
Ilustrasi-google-semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Wanita bernama Ni Kadek Yosi Wiriani (18) akhirnya menjadi terdakwa di PN Denpasar. Wanita yang beralamat di Jalan Sentanu II Gang I No. 76, Denpasar itu dimejahijaukan karena tega membuang bayi yang baru dilahirkan yang diduga hasil hubungan gelap dengan pacarnya. 

Akibat perbuatanya itu, terdakwa yang didampingi dua pengacara yaitu, Ni Lu Putu Nilawati dan Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wira Yoga dijerat dengan Pasal 76c Jo Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2016 dan Pasal 341 KUHP. 

Sementara itu, dalam sidang pimpinan Hakim Gede Gianarsa terungkap, kejadian sadis ini terungkap saat terdakwa yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah saksi Candrawati alias Bu Candra mengetahui dirinya hamil. 

Mengetahui  hamil, lalu terdakwa menghubungi pacarnya bernama I Gede Yogantara alias Ngurah Landung. Singkat cerita, Sebelum kejadian (melahirkan) sekitar, Kamis 31 April 2016 sore, terdakwa merasakan perutnya sakit.

Terdakwa kemudian masuk kamar mandi dengan tujuan untuk buang air. Tapi saat terdakwa duduk di closet tiba-tiba kepala bayi keluar dari kemaluanya. Melihat itu terdakwa kemudian menarik bayi itu hingga lahir. Setelah bayinya lahir, terdakwa lalu melanjutkan duduk di closet dan sejurus kemudian mencekik bayi yang dilahirkan agar tidak menangis. 

Sejurus kemudian terdakwa mencekik leher bayi dengan tali dan memasukan kedalam kantong plastik. Kemudian terdakwa keluar dari rumah majikanya menuju tanah kosong dan membuang anak yang baru dilahirkan itu. 

Sekitar pukul 08.30 Wita, bayi dalam plastik yang dibuang terdakwa ditemukan oleh saksi I Made Bandera yang kebetulan melintas ditempat itu. Saksi lalu mengajak istrinya, Sang Ayu Widiadnyani untuk mengambil bayi itu dan membawa pulang. Bayi itu kemudian sempat dibawa ke RS Wangaya, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Reporter : Maria Gracia