Kesulitan Pupuk Gara-gara Suplayer Takut Ditangkap Polisi

Jumat, 01 Juli 2016 17:08 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Kesulitan Pupuk Gara-gara Suplayer Takut Ditangkap Polisi
Jeruk Tampaksiring Yang Mulai Beredar di Pasaran.(VR/Semetonnews)
Tampaksiring, Gianyar- Semetonnews - Pupuk menjadi kendala utama petani jeruk Tampaksiring untuk meningkatkan produksi. Sebab, selama ini mereka hanya mengandalkan pupuk dasar atau NPK yang menjadi jatah dari subak. Ini pun di rasa sangat kurang di banding jumlah lahan yang terus meningkat. Sedangkan, suplayer kini tak ada yang berani menjual pupuk dasar karena takut ditangkap polisi.
Kata Ketut Suardana, petani jeruk Tampaksiring.

Suplayer takut menjual pupuk dasar karena banyak di antara mereka yang menjual pupuk bersubsidi ke pasar umum. "Coba pupuk yang tidak bersubsidi dijual, tentu tidak ditangkap polisi. Nah, kami petani sekarang ini kesulitan. Bukan soal harga pupuk yang mahal, tapi barangnya tidak ada," papar dia(1 Juli 2016).

Padahal, saat masa awal tanam. Tanaman jeruk memerlukan perawatan ekstra, termasuk pemupukan yang komplit agar bisa tumbuh maksimal. Begitu juga saat tanaman mulai berbunga. "Sekarang ini kami menggunakan pupuk kotoran ayam karena di rasa pupuk organik memberikan hasil yang tidak maksimal," sebut dia.


Reporter : VR Nugraha