Kursi Ruang Tunggu Jadi Tempat Tidur Pasien RS Sanjiwani Gianyar

Kamis, 10 Maret 2016 12:32 Peristiwa

Bagikan

Kursi Ruang Tunggu Jadi Tempat Tidur Pasien RS Sanjiwani Gianyar
pasien DBD ditempatkan di kursi tunggu Antre ruangan rawat inap RS Sanjiwani, Gianyar, Kamis (10/3/2016). (Nana/Semetonnews)
Gianyar, Semetonnews - Serbuan pasien Demam Berdarah  Dangue (DBD) ke seluruh rumah sakit di Gianyar kian menggila, Kamis (10/3/2016). Lantaran kehabisan tempat tidur (bed), kursi panjang di ruang tunggu pun jadi tempat tidur bagi pasien  yang belum kebagian kamar.

" Saya sudah sempat ke Rumah Sakit swasta,  namun penuh juga. Di RSU Sanjiwani ini, malah lebih banyak. Karena tidak ada bed lagi, saya ditempatkan di kursi panjang ini, " terang Ni Komang Warjani (28), pasien DBD asal Desa Lebih, Gianyar.

Warjani mengaku masuk IGD Rsu Sanjiwani,  pada  Perayaan Nyepi , Rabo (9/3/2016) malam. Setelah cek lab dinyatakan positif DBD. "Saya sudah antre agar dapat ruangan  sejak tadi malam. Walau saya pakai BPJS, saya siap ditempatkan di kelas berbeda meski harus tambah biaya. Badan saya mulai sakit tidur di kursi ini, "keluhnya.

Nasib yang sama juga dialami, Pasien DBD lainnya, Ni Nyoman Murni (45), warga asal Desa Bakbakan, Gianyar. Ibu yang terlihat lemah ini mengaku sudah menanti ruangan rawat inap sejak dinihari. "Saya tak bisa rebahan lagi di kursi kayu ini,  badan saya justru menjadi tambah sakit,  " ungkapnya.

Sementara dari data  di loket pendaftaran, selama perayaan Nyepi pasien yang masuk ke rumah sakit Sanjiwani Gianyar mencapai 108 orang.  lebih dari 80 orang menderita DBD. Sedangkan mulai Kamis  pagi, pasien DBD sudah mencapai 40 orang lebih. " Yang masuk Rabu malam aja belum semua  dapat kamar pak. Tapi hari ini sejumlah pasien rawat inap sudah bisa dipulangkan.Mudah--mudahan dapat menampung pasien yang baru masuk, " terang petugas Loket.

Penulis  : Nyoman Nana Devada
Editor    : Robinson Gamar