Anggota TNI Dikeroyok Peserta Ogoh-ogoh, Kapolsek Sangkal Tak Ada Pengeroyokan

Kamis, 10 Maret 2016 14:40 Hukum & Kriminal

Bagikan

Anggota TNI Dikeroyok Peserta Ogoh-ogoh, Kapolsek Sangkal Tak Ada Pengeroyokan
ilustrasi/Semetonnews
Denpasar, Semetonnews - Apes dialami Ruli Hamdani (49) anggota TNI Kodam IX/Udayana disaat pesta ogoh-ogoh menyambut malam tahun baru Caka 1938, Nyepi di Denpasar Selatan.

Informasinya, kejadian pengeroyokan ini terjadi saat pesta pawai ogoh-ogoh selasa malam (8/3). Malam itu sekitar pukul 23.00 Wita, Ruli bersama anggota keluarganya usai menonton pawai ogoh-ogoh di Jalan Raya Pemogan, tepatnya di depan Pasar Senggol, Banjar Dukuh, Pemogan Denpasar Selatan.

Saat ada Ogoh-ogoh lewat, bersamaan ada ibu-ibu mengendarai sepeda motor mendadak terhenti di tengah jalan lantaran kehabisa bensin. Melihat hal itu, anggota TNI ini berusaha menolong ibu-ibu tersebut.‎ Disaat bersamaan ogoh-ogoh Pemogan tiba. Saat itu, korban sempat minta izin ke salah satu peserta pawai untuk berhenti sesaat, guna menyeberangkan ibu-ibu tersebut.

Ironisnya permintaan anggota TNI kelahiran Jombang, Jawa Timur, ini tak digubris. Justru terjadi perang mulut hingga salah  seorang peserta pawai yang berbadan kekar dan langsung menghajar  anggota TNI ini. Tidak cukup sampai disana, rekan-rekan pemuda ini memilih meletakkan ogoh-ogoh yang diaraknya dan menyerang beramal ramai korban.

“Kedua tangannya di pegang dan dihajar ramai-ramai. Istri dan anak korban sempat teriak minta tolong tapi tak ada yang berani,” beber sumber ini di lokasi.

Bahkan korban dalam keadaan dipegang, juga sempat dipukul kepalanya dengan botol bir. Anggota polisi yang melihat kejadian itu secepat kilat mengamankan korban, namun sejumlah pemuda peserta pawai ogoh-ogoh ini tetap berjalan penuh bangga sambil teriak-teriak.

Kapolsek Denpasar Selatan,‎ AKP Aris Purwanto saat dikonfirmasi membantah bahwa peristiwa tersebut sebuah insiden pengeroyokan. "Itu bukan pengeroyokan, pelaku ada satu orang dan sudah kita amankan. Ya warga setempat di Pemogan," Kata Kapolsek, Kamis ( 10/3/2016) dihubungi via telepon.

Dipastikannya, saat korban dianiaya kebetulan korban mendengar nama panggilan yang disapa ke pelaku. Berdasarkan keterangan tersebut, pelaku berhasil diamankan. “Kita amankan siang tadi jam 1 siang, ini bukan pengeroyokan ya. Penganiayaan pelakunya seorang diri," pungkasnya.

Penulis : Paksi Jalantaka