Pantai Baru Terkikis Abrasi, Hotel dan Villa Terancam

Sabtu, 23 Juli 2016 14:44 Peristiwa

Bagikan

Pantai Baru Terkikis Abrasi, Hotel dan Villa Terancam
Kondisi senderan yang hancur akibat abrasi di Pantai Baru. (Kadek Ari Setun/SN)
Buleleng, Semetonnews - Kondisi kawasan sepanjang Pantai Lovina, kini kondisinya sangatlah memprihatinkan. Pasalnya, abrasi parah mulai menerjang pantai tersebut. Seperti di wilayah Pantai Baru Desa Tukad Mungga, Buleleng, yang hampir sepanjang pantai tersebut mengalami abrasi parah.

Kini air laut mulai memasuki pinggiran daratan. Kondisi ini sudah terjadi sejak 4 bulan lalu. Bahkan sebelumnya, posisi pohon yang berada 10 meter dari bibir pantai. Begitu juga senderan pantai kini sudah hancur. "Sudah empat bulan begini. Padahal disini banyak hotel dan villa yang lokasinya berdekatan dengan tanggul, tapi sekarang tanggulnya sudah hancur karena tanggul yang dibuat tidak bertahan lama," tutur warga setempat, Jariadi, 40, Sabtu (23/7/2016) siang dilokasi.

Sementara Perbekel Tukad Mungga, Made Arka, tidak menampik kondisi pantai di wilayahnha sudah hancur, akibat abrasi. Bahkan dirinya mengaku, sudah mengajukan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali, untuk perbaikan. Namun belum ada tanggapan. "Sudah kami ajukan, tapi belum ada tindak lanjut. Memang ada ada hotel yang mengajukan ke kami untuk membuat tanggul. Tapi saya saya tidak berani setujui, karena itu kewenangan Provinsi. Kalau Provinsi setujui, silahkan," pungkas Made Arka.

Warga sekitar pun kini khawatir, jika abrasi ini terus menggerus terjadi di sepanjang pantai kawasan Tukad Mungga. Maka ditakutkan, keberadaan villa dan hotel akan terancam terkenan hantaman ombak. Sehingga diharapkan, Pemprov. Bali melalui Dinas PU Provinsi Bali untuk cepat bertindak, sebelum abrasi semakin mengganas di wilayah tersebut.

Reporter : Kadek Ari Setun
Editor: VR Nugraha