Tidak Terima Dipenjarakan, Bule Italia Pra Peradilankan Imigrasi Denpasar

Jumat, 29 Juli 2016 22:07 Hukum & Kriminal

Bagikan

Tidak Terima Dipenjarakan, Bule Italia Pra Peradilankan Imigrasi Denpasar
Ilustrasi google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Seorang bule Italia bernama Carmine Sciaudone (36) sepertinya tidak terima dijebloskan dalam LP Kerobokan oleh pihak Imigrasi Kelas II A, Denpasar. Buktinya, melalui tim kuasa hukumnya, M. Rifan dkk dia mengajukan upaya hukum pra peradilan di PN Denpasar, Jumat (29/7/2016).

Sidang pra peradialan dipimpin oleh hakim tunggal Made Pasek. Dalam gugatan terungkap bahwa, penetapan tersangka dan penahanan Carmine selama 3 bulan di Lapas Kelas IIA, Kerobokan dianggap  tidak sesuai prosedur. Pemohon mempertanyakan proses penangkapan, penyekapan, pendetensian , penahanan dan penetapan tersangka yang dilakukan petugas Imigrasi terhadap Carmine. 

Selain itu, kuasa hukum pemohon menganggap semua tindakan pihak  Imigrasi dilakukan tanpa didasari dengan administrasi yang benar dan sah serta tidak berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup dan sah sesuai KUHAP. Dijelaskannya, kejanggalan dalam proses yang dilakukan Imigrasi sudah terlihat sejak proses penangkapan Carmine pada 22 Mei lalu di Kapal Dragon 130 yang saat itu sandar di Pelabuhan Benoa.

Saat kejadian, pria asal Latina, Italia ini menjadi undangan dalam pesta yang digelar di atas kapal mewah ini. Saat itu Carmine diundang pemilik kapal yang juga asal Italia, Francesco Baffa. Saat acara mulai, proyektor di dalam kapal tiba-tiba mati. Karena Carmine memiliki keahlian elektronik, ia mencoba membantu dengan memperbaiki proyektor tersebut hingga kembali berfungsi. 

Nah, hanya karena memperbaiki proyektor inilah, Carmine langsung ditangkap pihak Imigrasi. Ia dituduh melakukan pelanggaran ijin tinggal karena melakukan kerja illegal, memperbaiki proyektor di kapal. Ia dijerat pasal 122 huruf (a) UU Nomer 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Karena itu, pihaknya memohon kepada majelis hakim agar menyatakan proses penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka dalam tindak pidana keimigrasian tidak sah dan bertentangan dengan hukum. "Kami juga minta agar Carmine segera dibebaskan dari tahanan dan dipulihkan harkat dan martabatnya,” tegas M. Rifan

Reporter : Maria Gracia