Roby Geisha Masih Rehabilitasi di Bali ?

Senin, 01 Agustus 2016 19:30 Hukum & Kriminal

Bagikan

Roby Geisha Masih Rehabilitasi di Bali ?
Roby Geisha, (dok-SN)
Denpasar,Semetonnews- Ada kabar kurang sedap dari Roby Satria atau Roby Geisha yang sebelumnya divonis rehabilitasi oleh hakim PN Denpasar. Sebab, dia dikabarkan sering bolak-balik Denpasar-Jakarta. Bahkan saat berita ini ditulis, Roby dikabarkan ada di Jakarta. Tentu saja ini menimbulkan pertanyaan, karena Roby baru resmi menjalani rehabilitasi di Yayasan Anargria, Sanur pada bulan Mei lalu. 

Butjek Bernard, pengacara yang pernah mendampingi Roby Satria saat sidang beberapa waktu lalu,  saat dihubungi, Senin (1/8/2016) mengaku tidak mendengar tentang kabar itu. Tapi dia mengatakan, jika memang Roby ke Jakarta, atau keluar Bali, tentu saja itu masih berkaitan dengan program rehabilitasi yang masih dijalaninya.

"Saya tidak tahu kalau Roby ke Jakarta, kalau memang ke Jakarta, mungkin itu salah satu program rehab yang dijalaninya,"tegas Butjek. 
Sementara Kasipidum Kejari Denpasar, Ketut Maha Agung yang dikonfirmasi terkait kabar ini mengaku pihaknya tidak mencampuri urusan rehabilitasi yang dijalani oleh Roby. 

Dia mgatakan, setelah Roby berada di tempat rehab, itu sudah bukan kewenangan jaksa lagi."Kami tidak mencampuri program apapun yang dijalani selama rehab,"tegasnya. Seperti diberitakan,  Gitaris band Geisha, Roby Satria pada, Senin (23/5) lalu divonis 6 bulan rehap. Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan 10 bulan penjara yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oka Ariani.

Dalam amar putusanya majelis hakim menyatakan sependapat dengan jaksa bahwa, terdakwa Roby Satria terbukti sebagai penyalahguna narkotika jenis ganja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tentang Narkotika.

Tapi majelis tidak sependapat dengan tuntutan  hukuman pidana 10 bulan penjara. Hakim berpendapat, sebagai panyalahguna, Roby bukan dipenjara,tapi direhabilitasi."Menyatakan terdakwa Roby Satria terbukti sebagai penyalahgunaan Narkona jenis ganja. Menghukum terdakwa dengan hukuman 6 bulan menjalani rehabilitasi,"demikian vonis hakim. 


Reporter: Wawan Nike