Dua Tewas, Nekat Melompat dari Lantai 26

Senin, 08 Agustus 2016 10:51 Nasional

Bagikan

Dua Tewas, Nekat Melompat dari Lantai 26
Kebakaran proyek hotel Swiss Bell Hotel Kelapa Gading dengan dua korban tewas. (Ist/SN)
Jakarta, Semetonnews - Senin (8/7/2016) pukul 02.35 WIB, proses pendinginan area Swiss Belhotel Kelapa Gading yang masih dalam proses pembangunan dan terbakar pada Minggu (7/8/2016) akhirnya usai. Dua pekerja bangunan yakni Waryadi, 63, dan Abdul Majid, 43,  nekat melompat dari lantai 26 untuk menyelamat diri dan tewas.

Gedung yang berlokasi di Commercial Avenue (KCA) Kav.1 Jalan Boulevard Bar.Raya tersebut semula terbakar di lantai 23 sekitar pukul 16.45 WIB. Awalnya, diperkirakan 13 korban terperangkap di dalam gedung.

Tim Pemadam Kebakaran Jakarta Utara tiba dilokasi dan berupaya untuk mengevakuasi korban. Dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mengevakuasi semua korban mengingat gedung tersebut memiliki 27 lantai.  Proses evakuasi terus dilakukan oleh tim Damkar dan pihak terkait.

Basarnas mendapat panggilan untuk melakukan bantuan terhadap proses evakuasi tersebut. Basarnas Special Group (BSG) diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut dengan membawa peralatan Urban SAR.

Berkoordinasi dengan Damkar Jakarta Utara, tim BSG melakukan upaya penerangan di jalur evakuasi korban hal ini dibutuhkan megingat jalur tertutup asap dan hari telah gelap.
Tiga orang korban lainnya mengalami patah tulang kaki dan tangan akibat berusaha menyelamatkan diri dengan turun menggunakan tali dari lantai 26.

Yakni Siswanto, 37, mengalami luka-luka serta patah tulang kaki dan tangan. Lip , 30, dan Dedi Hartono, 27,mengalami luka-luka dan patah tulang kaki. Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Gading untuk mendapatkan penanganan.

Proses evakuasi terus dilakukan terhadap 8 orang lainnya yang seluruhnya berada di lantai 26. Delapan korban berhasil diketahui identitasnya atas nama Hakim, 25, Anam Mustofa, 27, Aep Saepul Muin, 27, Setiyab Rohmadi, 26, M. Fahrudin, 34,Tedi, 25, Porisim, 56, dan Aep, 26.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban sekitar pukul 20.00 WIB. Seluruh gedung telah kosong namun api masih terus menyala dan sempat membesar kembali akibat tiupan angin.

Petugas Pemadam Kebakaran masih terus berupaya untuk memadamkan api dan baru kelar, Senin ini. "Asap begitu pekat dan kami sempat kewalahan," sebut Ka.OpsSudin Pemadam Kebakaran Jakut Abdul Wahid mengalami sesak nafas di lokasi kebakaran.

Reporter: VR Nugraha