Tuntutan Tak Digubris, Warga Hadang Truk Sampah ke TPA Temesi

Senin, 08 Agustus 2016 13:01 Hukum & Kriminal

Bagikan

Tuntutan Tak Digubris, Warga Hadang Truk Sampah ke TPA Temesi
Truk sampah yang dihadang warga sebelum masuk ke TPA Temesi. (Nanda Devada/SN)
Gianyar, Semetonnews - Puluhan truk sampah menumpuk di Jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi, Gianyar, Senin (8/8/2016) siang. Stelah dihadang puluhan krama dan warga subak yang jengkel dengan janji pemerintah yang pemenuhannya tidak sesuai keinginan warga.

Syukurnya, puluhan sopir truk sampah tidak tahu permasalahan itu tidak melawan. Mereka pun memilih menurut dan sebagian lainnya memilih balik kanan. "Kami tak tau masalah, makanya kami  memilih menunggu aja. Beberapa teman kami memilih putar balik dan untuk sementara parkir di Lapangan Astina dan ada pula di depan Puri Agung Gianyar," ungkap I Wayan Nama, sopir truk sampah dari Ketewel.
Sementara warga dan krama subak setempat, nekat melakukan penghadangan lantaran merasa diabaikan.

Disebutkan,  sejak dibukannyaa TPA Temesi pada tahun 2000, banyak permasalahan yang ditimbulkan. Hingga tahun 2007 warga  Desa dan Subak mengajukan sejumlah tuntutan bersama dan disanggupi Pemkab Gianyar. "Kenyataannya hingga sekarang ini, banyak harapan warga kami diabaikan. Tidak ada yang muluk-muluk, tuntutan kami hanya sebatas ingin kehidupan kami nyaman seperti desa lainnya, " ungkap Kelian Pagesangan, Temesi, Ketut Berata yang ikut dalam aksi itu.

Dari segudang permasalahan yang ada, warga ingin sejumlah permintaan di prioritaskan. Seperti pembangunan tembok pembatas, akses jalan subak yang terhambat sampah, irigasi yang tercemar, anjing liar, perhatian kepada parahyangan subak serta yang lainnya. "Beberapa hari lalu, kami sudah pernah meyampaikan ini  ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebagai leading sektornya. Namun tidak juga ada tanda-tanda pemenuhan, " tambahnya.

Menerima laporan ada penghadangan truk sampah, sejumlah petugas dari instansi terkait berdatangan ke lokasi. Kepala DKP Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra yang turun ke lokasi lantas mengarahkan warga ke aula di TPA untuk duduk bersama. Dalam pertemuan yang alot itu,  sejumlah tuntutan warga pun dijanjikan akan dipenuhi secepatnya. Hingga Pukul 12.00 WITA tumpukan  truk yang sejak Pukul 07.00 WITA itu akhirnya dipersilahan masuk ke TPA. 

Reporter: Nyoman Nanda Devada
Editor: VR Nugraha