Kejar Pajak THM, Kejati Masih Kumpulkan Data

Senin, 08 Agustus 2016 20:27 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kejar Pajak THM, Kejati Masih Kumpulkan Data
Ilustrasi google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Dugaan penggelapan pajak di Bali tidak hanya dilakukan di Hotel dan Restoran, tapi juga di tempat-tempat hiburan malam (THM). Karena itu, Kejati Bali saat ini mulai menelusuri pajak sejumlah THM yang selama ini tidak tersentuh.

Kabar yang beredar, Kejati Bali sudah mengumpulkan data pembayaran pajak para pemilik THM yang tersebar di Denpasar dan Badung. Hal ini sudah dibenarkan oleh Kasipenkum Kejati Bali, Ashari Kurniawan. Saat itu Ashari membenarkan bila Kejati Bali tengah mendalami laporan pajak para pemilik usaha THM."Sifatnya masih pengumpulan data saja,"kata Ashari.

Hal senada juga disampaikan, I Wayan Suardi, salah satu jaksa yang turun langsung mencari data soal pajak THM ini. Saat dihubung, Senin (8/8/2016) Suardi membenarkan apa yang dikatakan Ashari."Kami memang sedang mendata laporan pajak THM itu,"katanya via telepon.

Namun sama halnya dengan Ashari, Suardi juga membatah bila sudah ada tim dari Kejati yang turun langsung ke beberapa THM, salah satunya adalah Royal Palace dan Platinum Karoke. "Tidak sejauh itu, kan kami masih sebatas mengumpulkan data, jadi belum sampai turun mengecek langsung,"imbuhnya.

TerkaiT apa yang dikejar dari pajak di THM, Suardi juga masih enggan berbicara banyak. Namun sekedar di ketahui, dugaan pelanggaran izin tentu saja bisa dikaitkan dengan pajak, ada dibeberapa THM di Denpasar. Dugaan yang mungkin saja ditemukan adalah terkait jumlah tenaga kerja, kapasitas dan jumlah room yang ada.

Saat ditanya soal itu, Suardi mengatakan pihaknya belum tahu karena pemeriksaan yang dilakukan masih dalam tahap permulaan. "Kita masih mencari data. Nanti setelah data sudah kita kumpulkan, baru kami pelajari,"pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelum, terkait pajak ini, tim jaksa kejati Bali dikabarkan sudah turun di beberapa tempat hiburan malam, seperti Royal Palace di Jalan Diponegoro dan Platimum Karoke di Jalan Batan Kendal, Denpasar. Namun hal itu dibantah oleh Kejati Bali dengan alasan pihaknya masih sebatas mencari data pembayaran pajak.

Reporter : Maria Gracia