Kajari : Kepastian Ocean Blue Tunggu Hasil Ekspos di Kejati Bali

Senin, 08 Agustus 2016 20:52 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kajari : Kepastian Ocean Blue Tunggu Hasil Ekspos di Kejati Bali
Kajari Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri (SN)
Denpasar,Semetonnews-Penanganan kasus dugaan penggelapan pajak yang dilakukan Hotel Ocean Blue bisa dikatakan jalan ditempat. Bagaimana tidak, dari era Fredy Runtu sebagai Kajari Denpasar, hingga Erna Normawati Widodo Putri, belum juga ada kepastian.

Bahkan apakah kasus Ocean Blue ini termasuk kasus tindak pidana korupsi atau bukan, juga belum diketahui kejelasnya. Kajari Erna kepada wartawan, Senin (8/8/2016) mengatakan pihaknya masih akan melakukan ekspos di Kejati Bali untuk memastikan apakah kasus Ocean Blue ini merupakan kasus korupsi atau kasus pajak.

"Kita masih ekspos dulu, kalau hasil ekspos ternyata masuk dalam ranah korupsi, tentu akan kita lanjutkan,"tegasnya Erna. Namun demikian, Erna juga mengisyaratkan bahwa kasus ini bisa dihentikan."Kalau memang tidak ada unsur korupsi, tentu saja kasus ini kita hentikan. Tapi yang jelas kami akan gelar ekspos dulu di Kejati Bali,"tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kejari Denpasar sempat mengusut terkait beberapa tunggakan pajak yang dilakukan hotel berbintang. Dari penelusuran inilah diketahui jika Ocean Blue memiliki tunggakan paling banyak yang mencapai Rp 10 miliar lebih. Dari data Dispenda Badung diketahui jika Ocean Blue pernah menyetor dua kali yaitu Rp 150 sampai Rp 200 juta. Selanjutnya malah sama sekali tidak membayar, sehingga menumpuk sampai Rp 10 miliar.

Penyidik Kejari lalu melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi hingga akhirnya menetapkan pemilik Ocean Blue berinisial KCC sebagai tersangka korupsi pajak. Namun Kim lebih dulu kabur ke negaranya dengan membawa seluruh asset miliknya.

Reporter : Maria Gracia