Lima Belas ODS Menikmati Karya Murni

Selasa, 09 Agustus 2016 13:08 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Lima Belas ODS Menikmati Karya Murni
Anggota KPSI Bali sedang menyimak penjelasan kurator dalam pameran seni “Merayakan Murni”. (Angga Wijay/SN)
Denpasar, Semetonnews - Menikmati seni adalah hak setiap orang. Tak terkecuali bagi para ODS atau Orang Dengan Skizofrenia. Pada Senin (08/08/2016) sore sekitar lima belas penderita gangguan jiwa skizofrenia dan keluarga yang tergabung dalam Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Bali  berkunjung ke pameran seni “Merayakan Murni” di Sudakara Art Space, Jalan Sudamala Sanur. 

Ketua KPSI Bali dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp. KJ mengatakan, kegiatan ini merespons undangan Ketemu Art Project, penggagas pameran dan belajar dari sosok Murni dimana karya-karyanya merupakan representasi dari kehidupan pribadinya dan ODS bisa belajar banyak cara mengekspresikan diri melaui seni.
“Para penderita skizofrenia mempunyai potensi besar melahirkan karya seni, jika diberi kesempatan dan media. Selama ini mereka distigma tak berguna dan berbahaya, padahal tidak,” ujarnya.

Skizofrenia yang merupakan penyakit gangguan kimiawi di otak dimana penderita sulit membedakan realitas dan fantasi bisa dibantu melalui terapi, salah satunya seni.

“Mereka bisa menuangkan kegelisahan, kemarahan, penderitaan dan halusinasi melalui karya seni. Saya bayangkan ada pameran atau pagelaran seni yang senimannya adalah ODS atau keluarga ODS,” sebut dia.

Melalui kunjungan ke pameran seni, harapnya, para ODS dapat belajar tentang seni dan KPSI telah bekerja sama dengan komunitas seni untuk melatih dan memberi ruang bagi mereka untuk berkarya. 

“Bukan soal indah atau jelek, normal atau tidak normal. Seni harus murni dari diri sendiri. Seperti Murni yang melahirkan masterpiece, karya yang mendobrak tabu dan tradisi serta abadi setelah ia meninggal karya-karyanya tetap menggugah banyak orang,” ujar dr. Wiguna, psikiater yang sehari-hari bertugas di RSUD Wangaya ini.

Reporter: Angga Wijaya
Editor: VR Nugraha