Seharian di Sekolah, Full Day School Sadis

Selasa, 09 Agustus 2016 14:13 Nasional

Bagikan

Seharian di Sekolah, Full Day School Sadis
Ilustrasi siswa sekolah. (Ist/SN)
Jakarta, Semetonnews - Tak hanya tenaga pengajar yang protes soal usul Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy agar diberlakukan sekolah sehari penuh atau full day school.

Sebab, dinilai pelaksanaan di lapangan akan menuai banyak kendala, termasuk protes orang tua dan siswa. "Saya yakin akan banyak siswa yang bolos. Tentu capek, kapan waktu bermain," kata Bahar, warga Jakarta, Selasa (09/08/2016). Bahkan, #FullDaySchool menjadi trending topik di Twitter, di mana netizen lebih banyak yang kontra gagasan itu. 

"Sadis ih #FullDaySchool," tulis salah satu netizen. "Jam 5 sore anak2 pulang sekolah, sampai rumah jam 6 atau 7 mlm. Sdh lelah, harus mengerjakan PR, kapan mrk istirahat? #FullDaySchool," ungkap netter lainnya. "#FullDaySchool di Finlandia mereka sekolah cuma 5 jam, tanpa PR, tp disana adalah pola pendidikan terbaik dunia, jadi ini urusan efektifitas," sambungnya.

Reporter: VR Nugraha