Suanta Ditemukan Jadi Mayat di Kantornya

Jumat, 11 Maret 2016 15:19 Peristiwa

Bagikan

Suanta Ditemukan Jadi Mayat di Kantornya
Ilustrasi
Denpasar, Semetonnews- Mayat seorang lelaki bernama I Wayan Suanta yang diketahui bekerja di Yayasan Bali Peduli, ditemukan membusuk di halaman samping kantornya di Jalan Banteng, Denpasar sekitar pukul 09.30 Wita dalam keadaan terlentang.

Saat ditemukan, Jumat (11/3/2016) mayat hanya menggunakan celana dalam warna hitam dan handuk berwarna biru putih. Kondisi mayat dalam keadaan bengkak berwarna biru kehitama.

Dari keterangan anggota Polsek Denpasar Timur yang enggan namanya disebut, mengatakan, saat jenazah ditemukan, ada sejumlah barang bukti berada didekat korban, diantaranya ada sepeda motor Honda Verza dengan nomer plat DK 6905 BD, Mobil  Chevrolet ber plat nomer DK 1507 KFQ, 1 buah handpone, 1 buah tabung oksigen ukuran kecil,dan beberapa obat lainnya.

“Koban tinggal di kantor yayasan, ada saksi yang memanggil korban, tapi korban tidak bergerak, itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wita ”katanya petugas itu.

Sementara saksi Aryo (34), orang pertama yang menemukan korban menuturkan, saat itu dia hendak masuk ke kantor Yayasan Bali Peduli tapi tidak bisa karena pagar dalam keadaan terkunci. Saksi bisa masuk kedalam dengan memanjat pagar.

"Saat masuk saya mencium bau busuk dan melihat korban ada disamping halaman dalam keadaan terlentang,"tutur Aryo. Melihat itu saksi langsung pergi mencari Kepala Lingkungan Banjar Kaliungu Kaja, Denpasar,

Sedangkan  saksi I Nyoman Wijana (60) menjelaskan korban selama ini bekerja di Rumah Yayasan Peduli sebagai staf. Wijaya juga mengatakan, sehari menjelang Nyepi, ada warga yang melihat korban nonton ogoh-ogoh. “Karena disekitar korban ada obat sesak nafas dan tabung oksigen mungkin korban meninggal karena sesak nafas,"ujar saksi Wijana. 

Temuan mayat membusuk ini dibenarkan oleh Kaposek Denpasar Timur, Kompol I Gede Redastra.“Benar adanya temuan mayat itu. Dan setelah diperiksa, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena asma,”pungkasnya.

Penulis : Paksa Jalantaka
Editor : Maria Gracia