Surat Kejati ke Dirjen Perikanan Tangkap Dicuekin

Senin, 15 Agustus 2016 22:21 Hukum & Kriminal

Bagikan

Surat Kejati ke Dirjen Perikanan Tangkap Dicuekin
Ilustrasi google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Buleleng nampaknya sedikit terhambat. Pasalnya, upaya Kejati Bali memeriksa Dirjen Perikanan Tangkap belum membuahkan hasil. 

Salah satu jaksa pemeriksa, Wayan Suardi mengatakan, surat yang ditujukan kepada Dirjen Perikanan Tangkap sampai detik ini belum juga ada tanggapan. "Belum ada jawaban apakah bersedia datang atau tidak,"kata Suardi yang dihubungi, Senin (15/8/2016). 

Meski begitu, tidak membuat pengungkapan kasus ini berhenti. Buktinya, masih kata Suardi, pihaknya sudah menunjuk saksi ahli untuk dimintai keterangan."Kami sudah menunjuk saksi ahli, jadi tunggu saja kabar selanjutnya,"kata Suardi.
 
Sementara Kasipenkum/Humas Kejati Bali, Ashari Kurniawan yang dihubungi terpisah mengatakan, pemeriksaan kasus ini sejatinya sudah selesai."Infomasinya sudah mau selesai, karena sebentar lagi akan dilakukan ekspos,"tegasnya. 

Seperti diketahui, penyidik Pidsus Kejati Bali mendalami dugaan korupsi dalam pengadaan kapal untuk nelayan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan senilai Rp 10 miliar. 

Dugaan awal, tujuh kapal yang dibuat tidak sesuai dengan kesepakatan awal dengan nelayan. Bahkan disebut ada kejanggalan dalam komponen dan piranti kapal yang jauh dari kata layak.

Reporter : Maria Gracia