Silat PON Bali Minta Wasit Juri PON Jabar Sportif

Selasa, 16 Agustus 2016 17:32 Sport & Life Style

Bagikan

Silat PON Bali Minta Wasit Juri PON Jabar Sportif
Tim silat PON Bali meminta wasit dan juri jujur memimpin pertandingan di PON Jabar. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Ada kekhawatiran tersendiri yang dirasakan tim silat PON Bali terutama di nomor Tunggal Ganda Regu (TGR) atau Seni. Kekhawatiran itu menyangkut penilaian wasit dan juri di PON Jawa Barat (Jabar), September mendatang

 

Kekhawatiran itu memang wajar muncul, karena nomor TGR atau seni itu bukan merupakan nomor laga, yang merupakan nomor terukur atau jelas penilaiannya, karena langsung mengunakan poin.

 

“Kalau TGR itu kan dinilai yakni bagus dan keseragaman gerak pesilat TGR, dengan penilaian terakhir oleh wasit dan juri. Jadi bukan seperti laga yang merupakan nomor terukur dengan penilaian langsung. Jadi kami berharap wasit dan juri yang menilai di TGR benar-benar sportif,” ungkap salah satu pelatih silat PON Bali, Wayan Selamat, Selasa (16/8/2016).

 

Sportif yang dimaksudkannya yakni penilaian yang obyektif dan bukan subyektif, dengan tujuan untuk memberikan juara kepada salah satu tim. Paling tidak wasit dan juri itu memberikan penilaian sesuai rule.

 

“Selain soal itu juga soal persaingan di nomor TGR akan kian ketat di PON Jabar. Pasalnya perkembangan pesilat daerah lainnya cukup pesat. Itu terbukti dengan di PON Riau 2012 TGR Bali meraih 5 medali emas, tapi di pra PON lalu hanya meraih 3 emas. Artinya ada penurunan kualitas,” terang Selamat.

 

Meski demikian dirinya akan tetap berupaya keras untuk mendongkrak prestasi itu di PON Jabar nantinya. Apalagi kini ada jurus-jurus andalan yang tengah dipoles ke pesilat PON Bali, tanpa ada daerah lainnya yang mengetahui.

 

Reporter : Sena Aji