Aturan Baru PB PON Buat KONI Bali Kelabakan

Rabu, 17 Agustus 2016 19:54 Sport & Life Style

Bagikan

Aturan Baru PB PON Buat KONI Bali Kelabakan
Maryoto Subekti (SN)
Denpasar,Semetonnews- Munculnya aturan baru dari PB PON Jawa Barat (Jabar) terkait verifikasi KTP dan Kartu Keluarga (KK) para atlet PON harus asli yang dibawa, ternyata membuat KONI Bali kelabakan.

“Jelas kami kelabakan karena harus mengumpulkan identitas atlet itu yang asli. Sementara beberapa bulan jauh sebelumnya, yang dikumpulkan hanya salinan saja. Maka mau tidak mau kami harus meminta semua itu kepada atlet,” ungkap Wakil Ketua III KONI Bali, Maryoto Subekti di Denpasar, Rabu (17/8/2016).

Otomatis mau tidak mau dirinya harus ‘mengejar’ para pelatih dan atletnya untuk saling koordinasi menyiapkan semua itu. Hal yang membuatkanya kelabakan karena aturan yang diberlakukan PB PON sangat mendadak.

"Pemberitahuan itu sangat mendadak sekali. Padahal besok (hari ini–red), semua KTP dan KK asli atlet harus kami bawa ke PB PON. Jelas tak hanya KONI Bali namun juga para atlet. Kan atletnya domisilinya di seluruh daerah di Bali, sehingga harus pulang atau menyuruh keluarganya membawa persyaratan itu,” tegas Maryoto.

Aturan mendadak itu memang disesalkan karena dengan sistim dadakan itu membuat KONI Bali harus kerja keras. Apalagi juga ada atlet yang memang domisilinya di luar Bali. Termasuk tim cabor lainnya yang kini melakoni TC sentralisasi di luar Bali.

“Tapi kami tetap optimis bis amenyelesaikan itu semua. Dan pastinya kami juga akan meminta kepada PB PON untuk tidak membatasi pengumpulan KTP dan KK asli itu dalam waktu dekat,” tukasnya.

Reporter : Sena Aji