Takut Serangan Teroris, Tiga Kapal Pesiar Dipastikan Batal Sandar di Pelabuhan Benoa

Sabtu, 12 Maret 2016 01:04 Peristiwa

Bagikan

Takut Serangan Teroris, Tiga Kapal Pesiar Dipastikan Batal Sandar di Pelabuhan Benoa
(Royal Caribbean/ist/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews- Tiga kapal pesiar bertaraf internasional membatalkan rencananya untuk sandar berlabuh di peabuhan Bali selama bulan maret 2016. Ketiga kapal pesiar tersebut adalah Celebrity Solstice, Millennium dan Royal Caribbean. pembatalan rencana berlabuh di Benoa dengan alasan yang sama, yaitu kuatir adanya serangan teroris di Indonesia. Padahal ketiga kapal ini mengangkut rata-rata lebih dari 2.000 penumpang.

Untuk kapal Celebrity Solstice telah dipastikan batal karena rencanaya akan berlabuh pada 7 maret 2016 lalu. Sementara Milemium juga turut membatalkan rencana berlabuh di Pelabuhan Benoa pada 16 Maret mendatang dengan alasan yang sama yaitu masalah keamanan. Pembatalan kedua kapal pesiar ini semula terungkap dari pembicaraan antara penyedia jasa wisata dengan penumpang kapal.

Menurut penuturan salah seorang pengelola agen perjalanan di Bali Agustinus Hutapea pada tanggal 6 Maret pihaknya mendapat email dari dua orang tamu (penumpang). Dimana kedua penumpang tersebut membatalkan perjalanan ke Bali karena kapal Solstice tidak berlabuh di Benoa. melalui email yang sama keduapenumpang tersebut menjelaskan alasan pembatalan karena adanya ketakutan akan bahaya serangan teroris.

Selang 3 hari kemudian tepatnya tanggal 10 maret giliran kapal Millenium menyampaikan kabar akan membatalkan rencananya berlabuh di pelabuhan Benoa pada 16 Maret 2016.

"Alasannya sama, kuatir maslaah keamanan dan seranga teroris," kata Hutapea kepada Semetonnews, Minggu (10/3/2016). cerita batalnya kapal pesiar sandar di Pelabuhan Benoa ternyata tidak berhenti sampai di sana.Ggiliran kapal Royal Caribbian pada Jumat 11 Maret 2016 menginformasikan mengurungkan niatnya sandar di pelabuhan Benoa karena alasan gangguan keamananan. Dalam jadwal semula Royal Caribbean akan sandar pada 17 Maret 2016 mendatang.

Bahkan Pihak Royal Caribbean melayangkan surat resmi kepada Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa. Dalam surat ini pihal Royal Caribbean menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat berlabuh di pelabuhan Benoa . Kapal batal sandar karena ada peringatan dari negara asal tentang bahaya serangan teroris.

Dikonfirmasi Semetonnews via selular, PLH KSOP Benoa Wayan Suarta membenarkan adanya pembatalan ketiga kapal tersebut berlabuh di Benoa dengan alasan keamanan. namun pihaknya hanya bisa menerima tanpa bisa mengambil tindakan apa-apa. “Kita no action, sifatnya hanya terima saja. Kapal masuk kita hanya pastikan keselamatan dan keamanan dari sisi pelabuhan, namun untuk pembatalan itu urusan Negara dengan pihak mereka,”  kata Suarta.

Berdasarkan prosedur standar konfirmasi awal kapal akan merapat menjadi kewenangan Kementrian luar negeri, BAIS dan Perhubungan Pusat. “Jika semuanya sudah clear dari instansi terkait barulah mereka masuk (berlabuh), kalau itu belum clear mereka tidak akan masuk. Selain itu jika ada informasi kapal akan masuk, pasti kami kordinasikan dengan unsur terkait,” ujar Suarta.

Penulis  : Rifky
Editor    : Robinson Gamar