Ini Pernyataan Kapolda Bali Soal Batalnya 3 Kapal Pesiar Sandar di Benoa

Sabtu, 12 Maret 2016 10:35 Peristiwa

Bagikan

Ini Pernyataan Kapolda Bali Soal Batalnya 3 Kapal Pesiar Sandar di Benoa
Kapolda Bali Irjend. Pol. Sugeng Priyanto. (Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews - Kapolda Bali Irjend. Pol. Drs. Sugeng Priyanto menyayangkan 3 kapal pesiar asing (Celebrity Solstice, Milenium, Royal Caribbean) batal sandar di Pelabuhan Benoa karena alasan keamanan. Menurutnya sejauh ini belum ada laporan dari intelenjen atau pihak berwenang lainnya mengenai adanya rencana serangan teroris khususnya di Bali.


“Kalau dari perspektif polisi belum menerima laporan intelejen apapun. Situasi Bali saya nyatakan kondusif, tidak ada apa-apa. Sampai hari ini belum ada infirmasi yang menyatakan kita akan diserang teroris,” kata Sugeng Priyanto kepada Semetonnews, Sabtu (12/3/2016).


 Sugeng Priyanto juga belum mendapat pemberitahuan resmi dari kedutaan negara terkait mengenai adanya informasi batalnya 3 kapal pesiar tersebut sandar di benoa akibat faktor keamanan. Menurutnya Kalau pemerintah suatu Negara memberikan semacam warning (peringatan) kepada warga negaranya berkunjung ke suatu Negara itu adalah hak pemerintah negara tersebut.


Tapi perlu diingat bisa saja itu sifatnya hanya peringatan semata, bukan larangan. “Jadi semacam himbauan bukan larangan. Itu untuk menghindari agar pemerintah negara tersebut tidak disalahkan warga negaranya,” kata Sugeng Priyanto.


Kalau terjadi sekalipun seperti di Jakarta dan tempat lain, serangan teroris bisa terjadi di mana saja. pernah terjadi di paris, Amerika, Turki juga Australia beberapa waktu lalu. Peristiwa serangan teror bisa terjadi di ujung dunia manapun. “Masyarakat tidak perlu kuatir, yang diperlukan adalah kewaspadaan,” katanya.


Sugeng Priyanto sendiri menyesalkan pembatalan kunjungan kapal pesiar tersebut karena bisa berdampak pada perekonomian Bali. objek wisata sepi kunjungan, hunian penginapan juga menurun. Keamanan Indonesia termasuk Bali dikelola oleh beberapa instansi.

Antara lain BIN, Kabinda, TNI dan Kepolisian. Tentu dengan menggandeng keterlibatan masyarakat. “Kita semua bersatu padu menjaga keamanan Indoensia, tentu dengan bantuan informasi dari masyarakat,” tegas Sugeng Priyanto.

Penulis    : Robinson Gamar