Empat Tahun Terpasung, Wayan Kini Bisa Nyanyikan "Indonesia Raya"

Jumat, 19 Agustus 2016 10:47 Kesehatan

Bagikan

Empat Tahun Terpasung, Wayan Kini Bisa Nyanyikan
Wayan Sumartana, Penyandang Skizofrenia asal Denpasar yang mulai sembuh. (Angga Wijaya/SN)
Denpasar, Semetonnews - Hari kemerdekaan Indonesia dirayakan dengan suka-cita dirayakan di tiap banjar di Bali dengan mengadakan berbagai lomba seperti panjat pinang. Tanggal 17 Agustus 2016 di sebuah rumah dalam gang kecil di bilangan Jalan Gunung Sanghyang, Denpasar, ada “perayaan” sederhana namun mengharukan. 

Wayan Sumartana yang berusia 34 tahun memasang bendera pada tiang bambu rautan bapaknya. Kemudian dengan semangat berdiri menyanyikan Lagu Indonesia Raya “………Bangunlah Jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya………” .Terdengar suaranya sengau berat menahan rasa haru. 

Perayaan ini mungkin sederhana namun dibalik itu mengandung makna mendalam. Ayah Wayan, I Nyoman Genji, menuturkan Wayan sejak usia 17 tahun mengalami perubahan perilaku dimana sering bicara sendiri dengan kata-kata yang sulit dipahami dan kadang mengamuk karena merasa ada yang ingin menyakitinya. 

“Sejak sakit sudah dibawa berobat secara niskala ke banyak balian dan opname ke RSJ Bangli lebih dari 4 kali. Namun hanya mau ada perbaikan sedikit dan tak berapa lama kumat kembali.Hampir tiap 2 minggu ia harus bolak balik ke RSJ Bangli untuk mengambil obat untuk Wayan.,” ujarnya.

Bapak yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga Sekolah Dasar dan sorenya nyambi sebagai juru parkir ini menuturkan, hingga 4,5 tahun lalu keluarga kelelahan dan putus asa menangani wayan. Ia menunjukkan rumahnya yang rusak akibat perilaku wayan saat kumat.

“Saat putus asa itu akhirnya keluarga merasa tak ada pilihan selain mengikat wayan dengan rantai di kamarnya. Seandainya ada pilihan lain tentu saya ingin sekali mengubah hal itu,” ujarnya. Saat bercerita tampak air mata meleleh di mata pak Nyoman. (Bersambung)

Reporter: Angga Wijaya
Editor: VR Nugraha