Wasa Tim Embu Kempo PON Bali Perlu Dibenahi

Sabtu, 20 Agustus 2016 19:05 Sport & Life Style

Bagikan

Wasa Tim Embu Kempo PON Bali Perlu Dibenahi
Djumhana Sidik (tengah) bersama manajer dan pelatih tim kempo PON Bali. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Wasa atau teknik di tim embu kempo PON Bali perlu dibenahi dengan cepat, oleh pelatih tim kempo PON Bali. Pasalnya masih ada beberapa wasa yang terkesan seperti pura-pura atau sandiwara.


Pembenahan itu perlu dilakukan seperti yang diutarakan salah satu pelatih yang juga dewan guru PB Perkemi, Djumhana Sidik VII DAN, ketika didatangkan langsung oleh pihak pengprov Perkemi Bali, Minggu (20/8).


“Wasa tim embu ni memang harus secerpatnya dibenahi pelatih dan diikuti oleh kenshi yang ada. Wasa atau teknik itu salah satunya yang harus dibenahi yakni saat melakukan bantingan,” tutur Djumhana di Denpasar, Sabtu (20/8/2016).


Bantingan yang dimaksudkannya yakni, ketika salah satu kenshi menekuk tangan pasangannya, itu benar-benar pasangan terjauh dan kebanting karena merasa sakit. Jadi bukan asal ditekuk terus melakukan gerakan terbanting ke matras karena tekukan itu.


“Jadi yang ditekuk itu syarafnya di tangan, sehingga yang meperoleh tekukan itu menjatuhkan badannya karena memang syarafnya terasa sakit dan akhirnya membuang badannya seperti terbanting secara alami. Bukan pura-pura tadi. Jadi penilaian juri nantinya kelihatan sekali benar-benar natural atau alami,” terang Djumhana.


Lantas apakah itu tidak akan menimbulkan cedera ? Pihaknya menguraikan jika tekukan ke tangan sebelum melakukan bantingan itu sifatnya hanya ke syaraf, dan bukan ke tulang tangan. “Jadi tidak akan cedera. Masih ada waktu sebulan sebelum PON agar pelatih dan atlet Bali membenahinya dengan baik,” tutup Djumhana.

 

Reporter : Sena Aji