Ini Fakta dan Pengakuan Kurir; Lapas Kerobokan Sarang Pengedar Narkoba

Senin, 22 Agustus 2016 10:16 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ini Fakta dan Pengakuan Kurir; Lapas Kerobokan Sarang Pengedar Narkoba
Delapan pengedar dan pengguna narkoba yang berhasil digulung Satuan Narkoba Polresta Denpasar selama sepekan. (Ist/SN)
Denpasar, Semetonnews - Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Badung, sampai saat ini menjadi tempat hunian yang aman dan nyaman bagi pengedar narkoba. Dari delapan kurir dan pengguna yang berhasil ditangkap Satuan Narkoba Polresta Denpasar. Sebagian besar menunjuk fakta bahwa barang haram itu disuplay dari dalam Lapas.

Seperti dalam rilis kepada rekan-rekan media di Mapolresta Denpasar, Minggu (21/08/2016). Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di dampingi Kasat Narkoba Kompol Gede Ganefo menyatakan dari pengakuan tersangka memang sebagian besar narkoba di pasok dari dalam Lapas Kerobokan.

KS misalnya, narapidana itu memasok Sabu-Sabu untuk MKA (22), yang tiada lain adik kandungnya. Begitu juga dengan LL, ibu rumah tangga asal Banyuwangi yang tinggal di Jalan Pidada yang ditangkap pada hari Minggu, 14 Agustus 2016 dengan barang bukti satu paket Sabu-Sabu, juga mengaku dipasok dari dalam Lapas.

Ada lagi KGS dan istrinya LL yang csering mengedarkan narkotika jenis Sabu-Sabu di seputaran Jalan Cargo saat ditangkap mengaku mendapat pasokan dari AN, yang juga disebut penghuni Lapas Kerobokan. Lagi dan lagi pengakuan serupa diungkapkan WS yang beralamat  di Jalan Siulan yang ditangkap pada Selasa 16 Agustus 2016 Pukul 20.45 WITA, dengan barang bukti tiga paket Sabu-Sabu.

WS mengaku mendapat pasokan dari napi berinisia A setelah mentransfer Rp 1,5 juta. "Terkadang pengedar cuma asal nunjuk saja dapat pasokan narkoba dari dalam Lapas Kerobokan supaya jaringan mereka terputus," kata sumber Semetonnews.com.

Reporter: Wawan Nike
Editor: VR Nugraha