Deklarator Ramai - Ramai Tinggalkan POSPERA

Senin, 22 Agustus 2016 14:49 Politik

Bagikan

Deklarator Ramai - Ramai Tinggalkan POSPERA
I Nyoman Mardika. (Ist/Semetonnews)
Denpasar, Semetonnews - Langkah Pospera melaporkan Wayan Gendo Suardana ke Polisi berbuntut mundurnya sejumlah deklarator atau pendiri organisasi tersebut. Mereka menilai organisasi ini sudah tidak lagi berjalan sebagaimana visi awal ketika didirikan. 

"Saya sebagai salah satu deklarator sejak lama sudah menyatakan diri mundur dari Pena 98 dan Pospera," kata salah seorang deklarator Pospera I Nyoman Mardika, Senin (21/8/2016) di Denpasar. Selain Mardika deklarator lainnya yang telah resmi menyatakan diri mundur adalah Roberto Hutabarat, Komang Arya Ganaris, Made "Ariel" Suardana, SH., MH, serta Wayan Gendo Suardana. Sementara anggota Pospera Bali yang menyatakan diri mundur dari organisasi tersebut adalah Valerian Libert Wangge, SH.

Menurut Mardika pada awalnya baik Persatuan alumni (Pena) 98 dan Pospera didirikan untuk proses demokratisasi. Sementara dalam perjalanannya malah dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk meraih posisi di kekuasaan.

"Saya melihat ada yang menggunakan Pospera untuk tujuan kekuasaan padahal visi awal adalah untuk demokratisasi," kata Mardika.

Deklarator Pospera lainnya Made "Ariel" Suardana mengatakan Pospera sudah ugal-ugalan karena seenaknya memainkan isu SARA. "Saya sebut Pospera ugal-ugalan karena plintir isu SARA," tegas Ariel.

Reporter  : Robinson Gamar