Dwiyanti Akhirnya Direstui KONI Bali Turun di PON Jabar

Senin, 22 Agustus 2016 19:33 Sport & Life Style

Bagikan

Dwiyanti Akhirnya Direstui KONI Bali Turun di PON Jabar
Ketut Suwandi (kedua dari kiri) bersama pengurus Pengprov IPSI Bali. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Meski saat ini hamil 4 bulan dan saat dimulainya PON XIX Bandung Jawa Barat (Jabar), September mendatang usia kehamilan menjadi 4,5 bulan yang dialami salah satu pesilat ganda putri PON Bali, Ni Made Dwiyanti, namun pihak KONI Bali akhirnya tetap merestui pesilat potensi emas itu mengikuti PON Jabar.

 

“Pertimbangannya kami sudah memperoleh data dan fakta soal medis Dwiyanti yang tetap sehat juga janinnya. Termasuk pihak medis yang menilai tidak masalah jika Dwiyanti turun di PON Jabar. Selain itu memang merupakan permintaan Dwiyanti yang ngotot untuk turun demi memberikan prestasi bagi Bali,” kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi didampingi Ketua Umum Pengprov IPSI Bali, Dewa Bagus Made (DBM) Suharya dan Ketua Hariannya, I Dewa Nyoman Patra, Senin (22/8/2016).

 

Selain itu pertimbangan lainnya, juga secara teknis pelatih sudah mengatur Dwiyanti tampil dengan tekni lebih ringan daripada pasangannya Sang Ayu Sidan Wilantari. Artinya dalam gerakan seni nantinya, saat bantingan Dwiyanti akan terus sebagai pihak yang membanting dan bukan dibanting.

 

“Jadi disana ada unsur keamanan dan keselamatan Dwiyanti yang dijaga. Selain itu yang paling penting yakni ini nomor seni dan bukan nomor laga. Jadi tidak ada benturan atau sasaran pukulan,” tambah Suwandi.

 

Berangkat dari semua itu, pihak KONI Bali bertanggung jawab penuh serta mengambil resiko untuk Dwiyanti. “Tanggung jawab sekarang yakni Dwiyanti kami awasi terus soal kesehatan dan kehamilannya. Bahkan dokter yang menanganinya agar terus melaporkan ke KONI Bali secara rutin perkembangan kesehatan dan kehamilan Dwiyanti,” tutup Suwandi.

 

Reporter : Sena Aji