Pembunuh Polisi Plin Plan, Klopnya Tunggu Rekonstruksi

Selasa, 23 Agustus 2016 10:07 Nasional

Bagikan

Pembunuh Polisi Plin Plan, Klopnya Tunggu Rekonstruksi
David James Taylor, warga Inggris ini mengaku membunuh Aipda I Wayan Sudarsa. (Net/SN)
Denpasar, Semetonnews - Erwin Siregar SH, bersama Robert Khuana, SH usai mendampingi kliennya, Sara Connor menyampaikan bahwa kliennya justru tidak ikut dalam pergulatan antara David James Taylor dengan Aipda I Wayan Sudarsa yang berujung tewasnya anggota Polsek Kuta itu pada 17 Agustus.

Pernyataan ini membantah pernyataan sebelumnya di mana Sara Connor sempat menempelkan tubuhnya hingga ia tergigit. " Korban menggigit Sara pada lengan kanan dan paha kirinya," katanya. Erwin menuturkan bahwa kondisi Sara Connor berdasarkan hasil pemeriksaan, malam itu melihat David sedang bergumul dengan Sudarsa, ia pun datang melerai.

"Pengakuan Sara adalah bahwa dia melihat David memukul korban dari posisi belakang, jadi tidak pasti apa benda yang digunakan untuk memukul, nah dari situlah ia mencoba melerai, dengan memegang David dari belakang dan secara tidak sadar paha kirinya tergigit," jelasnya. Namun hingga pemeriksaan berakhir Senin (22/08/2016) Pukul 22.00 WITA, polisi tidak menemukan pelaku yang mencuri isi tas Sara, yang di dalamnya terdapat kartu kredit, dan sejumlah kartu identitas, serta uang sejumlah Rp 3 juta.

Polisi pun tidak memasukan barang Sara yang hilang sebagai barang bukti karena tidak dapat menemukan pelaku pencurian. "Hingga saat ini penyidik menggunakan barang bukti hanya tas kosong, sedangkan isinya tidak bisa ketemu," sesal Erwin. Sedangkan Haposan Sihombing menyatakan kliennya, David mengaku membunuh korban Sudarsa. Motifnya dipicu hilangnya tas Sara.

Plin plan alias berubah-ubahnya keterangan dua tersangka ini tentu harus dibuktikan penyidik lewat lengkapnya barang bukti dan keterangan saksi. Makin klop lagi semua gamblang daam rekonstruksi. Sebab, berdasar informasi yang di dapat Semetonnews.com tidak ada bukti rekaman kamera pengintai perihal perkelahian tersebut. Hanya saja, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo berdasar pemeriksaan penyidik tetap berkeyakinan Sara terlibat dalam kasus terbununya Sudarsa.

Reporter: Wawan Nike
Editor: VR Nugraha