Terdakwa Meninggal, Kasus Dinyatakan Gugur

Rabu, 24 Agustus 2016 23:20 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terdakwa Meninggal, Kasus Dinyatakan Gugur
Ilustrasi google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Kasus korupsi mark up pengadaan lahan BP3TKI denga terdakwa Trusty Prio Sambodo akhirnya dinyatakan gugur oleh majelis hakim Tipikor pimpinan Dewa Gde Suarditha, pada sidang Rabu, (24/8/2016). Kasus dinyatakan gugur karena terdakwa Trusti meninggal dunia beberapa waktu lalu sesaat sebelum sidang dengan agenda tuntutan jaksa. Karena perkara dinyatakan gugur, maka hakim memutuskan biaya perkara dibebankan kepada Negara. 

Sedangkan mengenai barang bukti, hakim memutuskan untuk dikembalikan kepada jaksa untuk digunakan kepentingan lainnya. Dengan gugurnya perkara dengan terdakwa Trusti ini, dalam perkara ini tinggal menyisakan satu tersangka yang saat ini ada di tangani Krimsus Polda Bali. Dia adalah Wahyu Matondang alias Dodik. Dalam persidangan, semua saksi mengarah ke dia, walau Dodik selalu membantah.

sebelumnya, Ketua Panitia Pengadaan Lahan dan Pembangunan BP3TKI Denpasar, Trusti Prio Sambodo dinyatakan meninggal pekan lalu.Kabar meninggalnya Trusti disampaikan langsung JPU Made Subawa dkk., saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Meninggalnya pria  berusia 36 tahun tersebut jelang agenda tuntutan dari pihak kejaksaan. Di muka persidangan, Subawa menyampaikan bahwa terdakwa Trusti Prio Sambodo sudah meninggal di RS Sanglah, Senin malam lalu sekitar pukul 21.00.

Surat meninggal dari pihak RS pun diserahkan ke majelis hakim. Trusti meninggal dunia karena sakit hipertensi dan juga penyakit jantung. "Kebetulan saya ada di sana setelah diberitahu bahwa Trusti sakit," kata kuasa hukum lainnya, Sutama. "Selain setress menghadapi kasus korupsi ini, sakitnya juga banyak. Dia tekanan darah tinggi dan juga sakit jantung," sambung Sutama.

Reporter : Maria Gracia