Mabes Bongkar Sindikat Internasional dengan BB 63 Kilogram Sabu-Sabu

Kamis, 25 Agustus 2016 00:45 Nasional

Bagikan

Mabes Bongkar Sindikat Internasional dengan BB 63 Kilogram Sabu-Sabu
Kapolri Jenderal Pol HM Tito Karnavian menunjukkan Sabu-Sabu yang berhasil diamankan dari tujuh tersangka. (Mabes Polri/SN)
Jakarta, Semetonnews - Tak hanya meminta untuk membuka cebo atau penutup wajah para bandar sabu dengan total barang bukti (BB) 63 kilogram jaringan internasional yang melibatkan WNA asal Nigeria, Kenya, dan Taiwan. Kapolri Jenderal Pol HM Tito Karnavian dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta  Selatan, Rabu (24/08/2016) juga meminta jajarannya untuk menindak tegas jaringan narkoba di daerah. Jangan sebatas menangkap kurir dengan barang bukti kecil.

“Jangan disodorkan penangkapan kurir-kurir, tokoh utama jadikan target operasi baru diacungkan jempol dan diberi penghargaan,” kata Tito di dampingi Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono, dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di ruang Rupatama Mabes Polri kepada awak media cetak dan elektronik.

Terkait penangkapan jaringan Nigeria, Kenya, dan Taiwan itu menurut Kapolri merupakan hasil pengungkapan Satgas Dittipidnarkoba Bareskrim. Diawali penangkapan jaringan pertama pada 6 Agustus 2016 di daerah Tangerang. Tersangka bernama Dede Fahrul dengan BB Sabu sebanyak 2 kilogram, satu unit HP Samsung, dan satu Yamaha Mio Z.

Selanjutnya Nigeria-Kenya-Indonesia, tim Bareskrim bekerjasama dengan tim Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta yang ditangkap pada 9 Agustus 2016. Tersangka warga Nigeria bekerjasama dengan warga Kenya bernama Mutua Benard Mbithi yang membawa Sabu-Sabu dengan modus menelan 96 kapsul seberat 1,1 kilogram saat tiba di terminal kedatangan luar negeri Soekarno Hatta. Mutua merupakan bawahan Enu, warga Nigeria. Pemesan adalah warga Klaten atas nama Suparno dan Zamzami dari Aceh Utara. Suparno mengaku diperintah untuk mengantar Sabu untuk Yuli Handoyo Putra di Surakarta yang ditangkap pada 11 Agustus 2016.

Terakhir adalah jaringan Taiwan yang selalu berpindah apartemen dalam operasinya. Jaringan ini ditangkap pada 17 Agustus 2016 dengan BB 60 kilogram Sabu dalam tiga koper besar. Tersangka diamankan yakni Lin Hsin Han, Huang Xhin Wei. Bandar sindikat internasional itu diancam Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 Ayat (1) dan Ayat (2), dan Pasal 113 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Reporter: VR Nugraha