Rumah Joglo Mulai Rambah Pasar Buleleng

Sabtu, 12 Maret 2016 20:18 Sport & Life Style

Bagikan

Rumah Joglo Mulai Rambah  Pasar Buleleng
Mr. Joglo memperlihatkan interior dalam rumah joglonya
Buleleng, Semetonnews - Bisnis properti perumahan, untuk di wilayah Buleleng kini semakin menggeliat. Banyak trik dan strategi khusus digunakan para investor properti itu untuk bisa meraup pasar di beberapa wilayah perkotaan bahkan hingga  pedesaan. 

Kebanyakan dari konsumen itu menginginkan tipe rumah yang unik, selain nyaman ditempati, bentuk yang minimalis, tentu dengan harga yang terjangkau. Menariknya, keberadaan rumah Joglo sudah mulai menjadi incaran pasar, dimana bentuknya rumah tua berbahan kayu. Rumah joglo paling diminati masyarakat terutama pengusaha di bidang pariwisata dan restoran.

Salah satu Developer Rumah Joglo, Kadek Widiarsana menjelaskan, pasaran rumah joglo saat ini banyak diincar konsumen, terutama pengusaha yang bergerak di bidang Pariwisata.
 
“Bentuknya yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri, dan terbuat dari bahan kayu yang kuat dan tahan lama, menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi konsumen pecinta rumah joglo,” jelas Widiarsana yang asal Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada.

Widarsana yang membuka usaha properti rumah joglo di Lovina dan Desa Ambengan ini malah mengaku, tidak takut bersaing dengan kehadiran properti perumahan modern.
 
“Peminatnya meningkat seiring masyarakat mulai menyukai tipe rumah joglo, karena terbuat dari kayu jati. Rumah joglo ukirannya punya keunikan tersendiri. Saya ingin melestarikan rumah joglo, jadi ini bukan saja hanya ramai dipesan orang luar negeri, lokal juga banyak,” kata pria akrab disapa Mr. Joglo ini kepada semetonnews, Sabtu (12/3/2016).

Menurutnya, khusus di Singaraja, kini mulai ramai hotel-hotel yang memasang rumah joglo sebagai koleksi, dan menciptakan suasana damai menyerupai di zaman dahulu.  

“Saat ini sudah ada beberapa jenis rumah joglo yang berkembang di masyarakat diantaranya, joglo rumah gladak, limasan, gazebo, gapuro, dan sejenis lainnya,” jelasnya.

Lantas ia pun mengatakan, kalau hotel banyak pesan rumah joglo berbagai ukuran. Rumah Joglo identik dengan identitas orang Indonesia. 

“Produksi rumah joglo ini memakai pakem hari baik, jadi kami memproduksinya di Kota Pati Jawa Tengah, kalau desain tergantung dari pilihan pemesan. Harga rumah joglo akan semakin mahal, karena bahannya memakai bahan kayu jati yang berkualitas tinggi,” tutupnya.



Penulis     : Kadek Ari Setun
Editor : Paksi Jalantaka