Mau Ledakkan Gereja, Bom Teroris Meledak Duluan; Kejar Pastor dengan Parang, Si Teroris Dikeroyok Massa

Minggu, 28 Agustus 2016 13:59 Nasional

Bagikan

Mau Ledakkan Gereja, Bom Teroris Meledak Duluan; Kejar Pastor dengan Parang, Si Teroris Dikeroyok Massa
Ivan Armadi Hasugian, teroris yang mencoba meledakkan bom di Gereja Stasi Santo Yosep, Medan. (Dok Pribadi/SN)
Medan, Semetonnews - Mimpi bertemu bidadari di Surga buyar sudah. Pelaku bom bunuh diri yang menyasar Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr. Mansur, Medan, Sumatera Utara, yang belakangan diketahui bernama Ivan Armadi Hasugian, malah tertimpa malu. Bom bunuh diri di ranselnya keburu meledak dan malah melukai punggungnya. Berusaha mengejar Pastor Albert S. Pandingan yang sedang berkotbah. Dia malah menjadi bulan-bulanan massa sebelum jatuh tersungkur.

Kasus percobaan bom bunuh diri yang menghebohkan warga Kota Medan itu terjadi Minggu (28/08/2016) Pukul 08.45 WIT. Menurut beberapa saksi, sebenarnya yang masuk ke dalam gereja adalah dua orang mengenakan sweater dengan badan terlilit kabel. "Saat ibadah, ada orang yang ciba meledakkan bom. Tapi, ranselnya meledak duluan," sebut Randa.

Belakangan orang itu diketahui bernama Ivan dan kembali mencoba menyerang pastor dengan parang hingga membuat lengan pastor kena sabetan. Umat gereja yang melihat hal tersebut langsung mengamankan pelaku.

Reporter: VR Nugraha