Ngotot Maju Independen, Sukarawan Dipanggil DPD PDIP Bali

Minggu, 28 Agustus 2016 16:31 Politik

Bagikan

Ngotot Maju Independen, Sukarawan Dipanggil DPD PDIP Bali
Dewa Nyoman Sukrawan (Kanan) saat memenuhi panggilan DPD PDIP Bali. (Ist/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews - DPD PDIP Perjuangan Bali rupanya mulai gerah dengan manuver politik kader asal Buleleng Dewa Nyoman Sukarawan yang maju melalui pintu independen pada Pilkada Buleleng. Buntutnya Sukrawan yang maju sebagai bakal calon bupati dipanggil DPD PDIP Bali pada Minggu (28/8/2016). Wakil ketua bidang kehormatan partai Ketut "Boping" Suryadi yang ditugaskan partai untuk melakukan pemanggilan.


Sukrawan tiba di DPD pukul 10.00 Wita. Sukarawan terlihat masih mengenakan baju merah berlogo PDIP. Menurut Boping proses pemeriksaan terhadap Sukrawan tidak berlangsung lama karena Boping langsung memberikan pertanyaan-pertanyaaq pokok. "Saya langsung tanyakan apakah dia serius maju, apakah juga siap lawan garis partai?," kata Boping kepada Semetonnews.com.

Menurut Boping Sukrawan mngaku serius maju melalui jalur independen. Sukrawan nekat melawan garis partai karena merasa tidak menemukan keadilan. Boping dalam kesempatan tersebut juga menyakan apakah Sukrawan siap menerima sanksi dari partai atas pilihan politik yang diambilnya. 

"Dia pada posisi siap diberikan sanksi, dia sebenarnya tahu betul aturan partai," kata Boping. Menurut politisi asal Tabanan ini, hasil pemeriksaan terhadap Sukrawan akan diteruskan ke DPD. kemudian apapun keputusannya akan ditentukan melalui rapat pelno sebagaimana ketentuan dalam aturan main partai.

"Syaa tugasnya menampung saja, nanti dibawa ke rapat pleno untuk diambil keputusan secara kolektif kolegial mengenai sanksi yang akan diberikan," kata Boping.

Untuk diketahui Dewa Nyoman Sukrawan telah menggandeng Gede Dharma Wijaya (SURYA) untuk maju d Pilkada BUleleng melalui jalur independen. Bahkan paket yang diberi nama SURYA ini telah mendaftar ke KPU Buleleng pada kamis (11/8/2016) lalu. Oleh ketua KPU Buleleng Gede SUardana, berkas keduanya dinyatakan lolos syarat awal sebagai calon independen.

Repoter   : Robinson Gamar