Diotaki Warga Malaysia, Haji Indonesia Berpaspor Filipina

Selasa, 30 Agustus 2016 05:31 Nasional

Bagikan

Diotaki Warga Malaysia, Haji Indonesia Berpaspor Filipina
Direktur Pidum Bareskrim Brigjen Agus Adrianto menjelaskan soal kasus jemaah haji Indonesia berpaspor Filipina. (Ist/SN)
Jakarta, Semetonnews - Bareskrim Mabes Polri menemukan titik terang dalam mengungkap kasus penipuan 177 Warga Negara Indonesia (WNI) calon jemaah haji menuju Arab Saudi yang menggunakan paspor Filipina. Ternyata dalangnya adalah warga negara Malaysia yang kini diperiksa otoritas Filipina.

Direktur Pidum Bareskrim Brigjen Agus Adrianto mengatakan, korban tidak punya niat berganti kewarganegaraan dan merupakan konspirasi jaringan yang digerakkan warga Malaysia dan anaknya.

Pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi terkait aliran dana untuk menjerat pelaku di dalam negeri. Banyaknya korban, menurut dia, karena sebelumnya ada WNI yang sukses naik haji melalui Filipina. Keberhasilan itu lantas tersebar dari mulut ke mulut. "Para korban ini ingin cepat berangkat naik haji, kalau menunggu bisa 10 tahun," katanya.

Korban awalnya mendaftar naik haji di Filipina dan membayar sebagian uang keberangkatan. Setelah paspor selesai, mereka kembali balik ke Indonesia dan menunggu keberangkatan. "Saat kembali ke Filipina dan Visa (Arab) pihak imigrasi mengetahuinya," ujarnya.

Reporter: VR Nugraha