Made Wijaya Meninggal karena Kanker Getah Bening. Apa Ciri-ciri dan Penyebabnya?

Selasa, 30 Agustus 2016 07:35 Kesehatan

Bagikan

Made Wijaya Meninggal karena Kanker Getah Bening. Apa Ciri-ciri dan Penyebabnya?
Ilustrasi (Net/SN)
Jakarta, Semetonnews - Made Wijaya, maestro desain taman asal Australia yang begitu cinta budaya dan adat istiadat di Bali telah berpulang di Sidney. Sahabat David Bowie ini meninggal akibat penyakit kanker getah bening. Ada baiknya kita mengetahui penyebab pembengkakan dan masalah kelenjar getah bening seperti dikutip dari alodokter.com.

Kelenjar getah bening adalah gumpalan jaringan, kira-kira seukuran kacang dan merupakan ‘rumah’ bagi banyak sel darah putih. Kelenjar ini terdapat di seluruh tubuh dan merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia. Kelenjar getah bening membengkak ketika tubuh merespons terhadap infeksi atau peradangan. Kelenjar getah bening juga bisa membengkak dalam penyakit autoimun seperti rematoid artis dan juga kanker.

Pembengkakan akan mereda seiring kondisi Anda pulih dari penyakit. Biasanya area yang kerap mengalami kondisi ini adalah ketiak, daerah di bawah dagu, pangkal paha, dan leher. Pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi ringan, biasanya akan pulih dengan sendirinya. 

Tapi jika Anda mengalami kondisi-kondisi seperti di bawah ini, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, diantaranya: Kelenjar terasa keras saat ditekan, Kelenjar membengkak tanpa sebab yang jelas, terutama ketika kondisi sedang bugar, membengkak lebih dari dua minggu, demam yang tidak kunjung mereda, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas.

Selain infeksi lokal, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh infeksi virus, misalnya campak Jerman dan demam kelenjar.  Sedangkan pembengkakan kelenjar getah bening yang tergolong mematikan dengan tanda-tanda dan mengarah ke kanker seperti; Benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit dan terasa keras saat disentu dan benjolan bertumbuh makin besar secara perlahan-lahan.

Selain kanker, kondisi berbahaya yang juga menyebabkan pembengkakan kelenjar adalah infeksi darah. Penderita infeksi darah akan terlihat sangat sakit dan lemas. Mereka juga akan mengalami demam yang memburuk disertai tubuh yang menggigil. Infeksi darah disebabkan oleh bakteri dan penderita akan membutuhkan perawatan di rumah sakit secepatnya.

Reporter: VR Nugraha